Banyak yang bertanya pada saya bagaimana cara mengatasi penyakit takut sakit. Kuncinya pada menjaga kesimbangan kimia tubuh.
Sebuah tweet Ioanes Rakhmat (seorang mantan pendeta) berhasil mengusik saya: “Kalau Allah betulan datang ke sy, jelas sy akan ajak dia debat seminggu suntuk mengapa ada penderitaan dlm dunia ini padahal dia mahakuasa!”
Orang seperti saya itu “cari makan” dengan jualan ide, buah pikiran. Sehingga penting bagi saya untuk bisa menata ide kreatif yang muncul dalam bentuk yang bisa diimplementasikan. Untuk itu saya butuh mindmap. Peta pikiran. Dua aplikasi gratis yang menjadi favorit saya sekarang adalah FreeMind dan DropBox. Lebih dari 50% waktu saya habis untuk kerja dengan dua aplikasi ini.
Kebesaran seseorang dapat diukur dari luasnya kepentingan yang ia perjuangkan.
Salah satu keajaiban adalah uang kertas kita masih laku. Tadi saya antar Ina belanja di Yogya Supermarket Cimahi. Banyak barang yang kita tinggal ambil dari rak. Selesai ambil kebutuhan, kita duduk di food court, dan pelayan mengantarkan semangkok mie pangsit bakso untuk saya santap.
Semua itu saya bisa nikmati hanya dengan menukarkannya dengan lembaran kertas yang saya bisa ambil gratis di ATM.
Ajaib ya?
Life is about celebrations…
Berusaha membuat daftar keberhasilan yang panjang itu biasa. Tapi yang lebih membanggakan itu kalau kita juga memiliki daftar kegagalan yang banyak.
Saya jadi bingung menyaksikan musisi dan artis bertikai, sampai keluar dari group dan mencekal lagu. Bukan nya seni itu fun?
Hidup yang utuh itu sekaligus manis dan pahit.
Satu mantera paling sakti adalah: “beres…!”
Sebenarnya kita bukannya menjadi tua. Dengan bertambahnya umur, kita punya dua pilihan. Kita menjadi versi Baru atau menjadi versi Butut.
Namanya juga impian. Kemungkinan gagal tinggi.
Saya merasa berada di sorga saat jatuh cinta. Oleh sebab itu kita perlu belajar untuk terus-menerus jatuh cinta pada si dia.
Kita mesti sangat waspada agar tidak menjadi control freak. Gemar mengendalikan segala sesuatu.
Sorga itu sudah ada sekarang atau baru diberikan nanti setelah kita mati? Terlepas dari perdebatan itu, faktanya dunia ini sudah diberikan Tuhan bagi kita hari ini. This is your heaven today…
Imajinasi itu sangat powerful. Bisa menolong kita, bisa melukai kita.
Bagaimana cara Tuhan meningkatkan kualitas diri kita? Dengan memberikan kita kesulitan.
Abad 21 ini adalah abad uang. Uang merasuk ke mana-mana. Semua ada harganya. Bisa di beli. Oleh sebab itu semua harus cerdas secara finansial.
Apa sih sejarah itu? Apakah sejarah harus benar, artinya betulan terjadi?
Setelah libur dua bulan lebih, saya mulai lagi menulis dan mengisi blog ini. Tapi sebelum itu, saya mengucapkan Selamat Idul Fitri bagi rekan-rekan budiman yang merayakannya. Minal Aidin.
Meniru ponsel, komputer saya sekarang tidak di matikan. Cukup mode sleep. Supaya bisa langsung on.
Dari begitu banyak jenis kemampuan yang bisa kita miliki, ada satu kemampuan yang amat sangat saya ingin punya: kemampuan menentukan perasaan.
Video games paling aktif dan melibatkan begitu banyak uang adalah online trading.
Saling percaya adalah kunci kemajuan suatu masyarakat.
Rasa ingin tahu, curiosity, dan rasa tanggung jawab itu memang penting. Tapi semua ada tempatnya.
Jangan cepat menyerah. Kalau lingkungan tidak mendukung, tidak berarti kita tidak bisa tumbuh. Pohon pisang saja bisa tumbuh di gurun. Asal tahu caranya.
“Dunia ini edan. Kalau tidak ikut edan, tidak kebagian…” Demikian kata banyak orang.
Ah, yang bener aja. Sebegitu berhargakah hadiah di dunia edan ini, sampai kita mau berubah jadi orang gila?
Salesman adalah orang yang sanggup menjual sesuatu pada orang lain. Ada tingkatannya, mulai dari salesman biasa, bagus, sampai super.
Dunia ini begitu kompleks sehingga kebenaran tidak dapat dimonopoli. Kita perlu memiliki kemampuan untuk menghargai keberagaman kebenaran.
Menghadapi ketidakpastian dalam hidup kita perlu menggunakan “dioda”. Apa maksudnya?