Pemimpin harus seperti Megawati atau Taufik Kiemas?
“Ayah bapak kemana, kok belum kesini?”, tanya seorang tukang koran, “Janjinya Desember mau datang lagi. Ini sudah mau Januari.” . Saya jadi terkesiap.
Seorang dosen yang baik perlu kembali menjadi mahasiswa. Sekali jadi mahasiswa harus tetap menjadi mahasiswa.
Serius nih. Kalau kita ditanya di pintu sorga, apakah kita yakin bahwa malaikat akan bertanya seberapa tinggi jabatan kita? Seberapa besar harta kita? Seberapa hebat prestasi kita?
Saya mengusulkan cara memberantas kemiskinan itu dengan konsep multiple currencies. Mata uang sebanyak mungkin. Setiap orang boleh mencetak mata uang nya sendiri.
Masih ada orang tidak tahu beda investasi dengan trading.
Orang ingin jadi nomer satu. Untuk mendapatkan mahkota. Tapi kalau kita bayar terlalu mahal, menyakitkan, maka mahkota ini adalah mahkota duri.
Apakah kita sedang menyanyikan lagu yang tepat? The right song?
Salah satu perjuangan terbesar kita dalam hidup adalah mencoba keluar dari synthetic life. Kehidupan palsu. Buatan.
Suatu tragedi besar saat kita menggunakan kebebasan kita untuk memenjarakan diri sendiri. Tetapi ada penjara yang memberikan kemerdekaan sejati.
Mungkin mengeherankan. Anda hanya bisa berkuasa kalau anda tunduk pada kuasa yang sama.
Cerdas yang sebenarnya adalah kemampuan berempati.
Sombong dan percaya diri sepertinya beda tipis. Sama-sama percaya pada kemampuan diri sendiri. Tapi sejatinya keduanya beda bumi dengna langit. Sombong itu sebenarnya datang dari rendah diri. Sedangkan percaya diri itu sederhana. Ia mengerti keniscayaan akan talenta setiap orang.
Popularitas itu sebuah perangkap. Karena kita terjebak untuk mengikuti selera massa.
Mungkin tidak disengaja. Tetapi draft Kurikulum Nasional 2013 secara jenius meletakkan agama sebagai inti dari pencerdasan manusia. Tetapi agama seperti apa?
Kalau kita merasa kurang produktif, mungkin kita kena penyakit mood disorder. Bagaiman cara sembuhnya?
Hidup menjadi rumit karena “idealisme” kita tidak sesuai dengan realitas dunia.
Pasangan Rieke-Teten harus mengakui dan mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan Achmad Heryawan dan Dedy Mizwar.
Apa yang menyesakkan dari kasus Anas dkk? Bahwa kader pemimpin muda kita rontok. Apa yang harus Anas lakukan sekarang?
If you cannot see, if you cannot know, what is the point?
Nasehat yang terbaik adalah: do what you love, to the people you love.
Ada orang menduga bahwa elektronika akan sangat maju sehingga di sekitar tahun 2050 ia akan mengambil alih kekuasaan di bumi dari manusia.
Ini cerita favorit saya. Saat Indian Amerika berjumpa Columbus Spanyol, apa yang tejadi? Kita tahu, Indian porak-poranda, dan sekarang hidup di camp reservasi. Itulah yang akan terjadi kalau kita berjumpa makhluk angkasa luar (aliens) di bumi.
Musuh manusia paling tidak ada empat. Kenyamanan, Ketakutan, Approval, Kuasa. Semua itu membuat orang berkompromi terlalu banyak.
Chelyabinsk mendadak terkenal. Kota di Rusia ini menjadi saksi ledakan meteor dari langit dua hari lalu.
Semua bangsa maju dengan caranya sendiri. Indonesia dengan cara apa?
Kayaknya aklamasi deh: semua ingin awet muda. Dan mayoritas ingin umur panjang. Ini dua hal yang berbeda. Apa sebenarnya yang kita cari?
“There are bigger problems in this world than not having a catered lunch,”, kata Marcia Lee.
Orang sukses memerlukan kemampuan Conative. Kemampuan daya juang.
Menurut sebuah legenda, manusia hendak bekerjasama membuat Menara Babel sampai ke langit. Tapi gagal, karena muncul berbagai bahasa manusia. Sehingga mereka gagal berkomunikasi. Alhasil kerjasama menjadi susah. Pembangunan menara gagal.