Identifikasi Dengan Apa dan Siapa?

Masalah kita adalah kita sering mengidentifikasi diri dengan sesuatu atau seseorang yang bukan kita.


Entah mengapa kita ingin sekali eksis.
Untuk itu kita mengidentifikasi diri dengan berbagai hal.
Mulai dari yang berat-berat: ras, suku, golongan, agama, sampai pada yang ringan-ringan: hobi, tim sport, jenis musik, capres, makanan, bahkan pendapat.
Dan kita merasa sangat terancam saat identitas kita itu diserang. Seakan-akan masa depan kita terancam oleh serangan itu.
Padahal identitas itu semua maya, virtual, konseptual, tidak nyata…
Betapa berbahayanya bagi kesehatan jiwa kita bila kita membiarkan hal-hal yang tidak nyata itu menghantui hidup kita.
Kita memiliki identitas sejati, yaitu kesadaran kita. Consciousness. Loving self. Tanpa cinta Ilahi yang menahan integritas kita, kita sudah lama terurai dan mati.
Biarlah nama kita, identitas kita, diasosiasikan dengan cinta Ilahi.

Advertisements

  1. Yang terpenting adalah kita tau identitas siapa diri kita sebenarnya. Dari mana kita berasal, dan kemana kita akan kembali.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: