Pursuit of Happiness

Sudah lama saya tidak menulis blog ini. Hidup saya sedang lancar-lancar saja. Tidak ada yang terlalu mengusik. Jadi tidak ada yang perlu di tulis🙂.

Sambil santai, ngopi, saya tertarik dengan sebuah videoclip yang disebar rekan saya di sebuah group whatsapp. Video ini berisi wisdom yang menarik, bahwa pekerjaan kita hanyalah cangkir dari kopi kehidupan.

Jadi yang penting kita menikmati kopinya, jangan bingung sama cangkirnya.

Saya kemudian membayangkan mereguk kebahagiaan kehidupan ibarat minum kopi. Bisa kita nikmati dalam cangkir-cangkir yang ada. Artinya kebahagiaan itu bisa diraih dalam wadah apapun yang kita miliki.

Saya punya dua catatan tambahan.

Pertama: jangan cuma kita yang menikmati kopinya. Cangkir kita untuk memberikan kopi pada orang lain. Tentu cangkir kita harus bersih dan layak saji. Melalui pekerjaan kita yang bersih dan layak, orang lain mereguk kopi kebahagiaan.

Kedua: sebenarnya airnya yang penting. Tubuh kita tidak butuh kopi. Hidup butuh air, H2O. Kenikmatan itu bumbu penyedap. Yang esensi adalah kehidupan. Bahwa kita boleh bangun pagi, dan masih hidup, haruslah menjadi alasan utama kebahagiaan kita.

Pada akhirnya, lebih penting memenuhi maksud kita diberi hidup, ketimbang mengejar kenikmatan.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: