Menemukan Tuhan Melalui Kebersamaan

Kalau enam miliar pikiran dan hati manusia di bumi ini bisa saling menyayangi, kita punya peluang untuk menemukanNya.

Mungkin ada beberapa orang yang mujur bisa langsung berjumpa Tuhan saaat mereka masih hidup di bumi ini. Tapi buat mortals kayak kita ini, tidak mudah. Diri kita terlalu kecil untuk berjumpa Maha Pencipta. Oleh sebab itu diperlukan kebersamaan umat manusia.

Apa super komputer itu? Super komputer itu adalah komputer dengan kekuatan komputasi tinggi untuk menangani masalah-masalah yang berat-berat. Masalah rahasia alam seperti dinamika molekuler, genome atau simulasi nuklir, misalnya, sangat kompleks. Butuh komputer super seperti IBM Seqouia, dengan kemampuan 16.32 petaflops.

Bagaimana komputer super di bangun? Dengan menggabungkan prosesor-prosesor indiviual dalam suatu jaringan. IBM Seqouia disusun oleh1,572,864 processor cores yang bekerja sama melalui sistem operasi Linux yang terbuka itu. Barulah bisa komputer digunakan untuk menemukan rahasia alam.

Kita juga demikian. Satu otak dan satu hati akan kesulitan untuk menemukan rahasia Ilahi. Rahasia Ilahi itu terlalu besar. Butuh pengalaman miliaran orang yang besama-sama, saling bekerjasama, saling menyayangi.

Masih ingat cerita orang buta hendak mendeskripsikan gajah? Secara independen, pengertian mereka tidak lengkap. Perlu banyak orang buta untuk bisa mengenal gajah secara utuh.

Jadi maksud Tuhan membuat manusia begitu banyak di bumi ini adalah agar miliaran orang ini saling memperkaya kecerdasan kolektif. Kalau pendekatan sendiri-sendiri, Tuhan itu terlalu besar untuk kita. Pengertian kita cuma sepotong.

Melalui persahabatan dan pengalaman iman semua orang, dari berbagai latar belakang, dari berbagai suku, bangsa, dari berbagai bahasa, bahkan dari beragam pengertian iman dan agama, umat manusia menjadi cerdas spiritual.

Kalau super komputer digunakan untuk memecahkan masalah berat, demikian juga kebersamaan kita semua kita abdikan untuk memecahkan masalah umat manusia: penderitaan, kemiskinan, kelaparan, permusuhan, perebutan sumber daya, sampai pada membangun masa depan bersama.

Then we get a better chance to actually meet God.


  1. 1 Mengenai Ateisme | Fikri Rasyid

    […] hal ini adalah tulisannya Pandji Pragiwaksono (presenter, MC, stand-up comedian, author) dan Armein Z (dosen di ITB yang tulisan blog-nya gue sangat gemari). Sebelum membuat sanggahan atau tambahan, […]




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: