Pintu Sorga

Kita tidak perlu harus mati dulu sebelum menemukan sorga. Asalkan kita temukan pintunya.

Pernahkah anda alami baru saja punya sesuatu yang baru, mendadak seakan-akan anda melihat hal itu di mana-mana?

Waktu kami punya mobil berwarna merah, Marco merasa heran. Tiba-tiba dia melihat begitu banyak mobil merah di jalanan. Selama ini mobil seperti itu tidak ada, tapi begitu Marco excited dengan mobil merah, kok mobil merah jadi banyak di jalanan ya?

Sebenarnya tidak begitu, bukan?  Mobil merah seperti punya kami itu banyak di jalanan.  Tapi Marco tidak pernah notice. Tidak kelihatan. Sampai suatu saat kami punya mobil itu, dan Marco excited.  Semua detailnya diperhatikan. Nempel di kepalanya. Akibatnya, Marco menjadi sensitif, dan bisa melihatnya.

Mobil merah itu menjadi pembuka pintu pikiran Marco untuk melihat hal-hal yang exciting di sekitarnya.  Yang selama ini juga ada, tapi pikirannya tertutup.

Sama dengan hal-hal yang indah, asik, bagus, keren dalam hidup. Sorga.

Kita berusaha mengejarnya. Padahal itu sudah ada di sekitar kita.  Bahkan ada di dalam kita. The heaven is inside you. Sudah tersedia untuk kita.  Tapi pikiran kita tidak menemukannya.  Karena pikiran kita tertutup.

Kita perlu membukanya.  Kita perlu anak kunci pintu itu. Kita perlu jalan ke sana.

Jadi salah satu hal terpenting dalam hidup kita adalah menemukan anak kunci yang membuka pintu pikiran kita pada hal-hal yang indah dalam kehidupan ini.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: