Archive for the ‘Work’ Category

Sumpah Hippocrates

Setiap calon dokter harus disumpah sebelum diterima menjadi dokter.  Sumpah Hippocrates.  Saya sangat terkesan dengan isi sumpah ini.  Bunyi aslinya menurut wikipedia kira-kira begini.

Continue Reading »

Belajar Seperti Bidan

Dalam menjadi pendidik atau bahkan pemimpin, kita sering lupa untuk fokus pada anaak didik atau mereka yang dipimpin.  Seharusnya kita berfokus pada mereka yang kita layani.  Seperti bidan. Ia memang bekerja keras membantu seorang ibu muda. Tapi tetap saja sang ibu yang harus melahirkan, bukan sang bidan.

Continue Reading »

Manhour

Salah satu konsep yang muncul di proyek-proyek adalah konsep manhour.  Konsep ini demikian penting, sehingga orang banyak berkonsentrasi menghitung berapa jam yang diperlukan untuk mengerjakan suatu tugas.  Saya pikir, konsep ini agaknya terbalik.  Seharusnya kita menekankan pada berapa banyak hal yang bisa kita isi dalam satu jam hidup kita.

Continue Reading »

Reuseup euy

Belakangan ini Ina sering berurusan dengan berbagai tukang material dan bangunan.  Salah satu yang agak luar biasa itu adalah Pak Oman.

Continue Reading »

Rapi itu murah

Masih tentang obrolan saya dengan Kurniadi, kakak ipar saya.  Orang sering merasa bahwa bagus itu harus mahal.  Tapi dalam kenyataannya tidak begitu.  Bagus itu bisa dimulai dengan merapikan sesuatu.  Dan rapi itu bagus namun tidak mahal.

Continue Reading »

Apa Yang Kau Beri

Apakah kita sudah menetapkan cita-cita kita?  Apakah kita sudah mengembangkan impian kita?  Bagus sekali.  Sekarang pertanyaan berikutnya, apa yang hendak kita persembahkan sebagai imbalannya?  Apa yang hendak kita beri sebagai gantinya?

Continue Reading »

Pemeriksaan Pajak 2006

Minggu lalu saya menerima sepucuk surat dengan amplop cantik.  Surat dari Kantor Pajak Bandung Bojonagara.  Saya mendapatkan ucapan terimakasih dan pemberitahuan penghentian pemeriksaan pajak saya.  Saya masih termenung dengan semua proses ini.

Continue Reading »

Conflict of Interests

Pertentangan kepentingan (conflict of interests) adalah istilah yang sudah saya kenal sejak lama, tapi baru saya bisa pahami beberapa tahun belakangan ini.  Wajar bila setiap orang punya konflik kepentingan.  Tapi bagaimana kita menyikapinya memperlihatkan siapa kita sebenarnya.

Continue Reading »

Sinergi Otak

Salah satu pemandangan yang sangat memusingkan saya adalah saat melihat puluhan ribu orang antri melamar pekerjaan.  Dan mereka memperebutkan hanya seratusan lowongan pekerjaan.  Kita belum memanfaatkan maksimal kemampuan otak kita, sehingga kita tidak match dengan kebutuhan dunia sekarang. Kalau sekolah meluluskan jutaan orang, dan mayoritas menganggur, mesti ada yang salah dalam pendidikan kita.  Salah satu kesalahan terbesar adalah tidak mengajarkan sinergi otak.

Continue Reading »

Selamat Dr. Y. Bandung

Sabtu kemarin Yoanes Bandung, mantan mahasiswa kami, berhasil mempertahankan disertasinya, sehingga berhak atas gelar Doktor. Banyak selamat!

Continue Reading »

Tukang Parkir

Pengemudi mobil mengenali tiga macam tukang parkir di Bandung: berseragam kuning, berpakaian preman, atau petugas secure parking.  meskipun tugas utama mereka mengatur parkir kendaran, ketiganya memiliki sikap yang berbeda.  Layak dipelajari.

Continue Reading »

Quality of Services

Dunia bisa menipu. Dan salah satu tipuan terbesarnya adalah degradasi makna pelayan dan pembantu. Orang tidak senang dibilang pelayan atau pembantu. Padahal ini kunci sukses hidup.

Continue Reading »

Motivasi

Orang melakukan sesuatu karena kebiasaan.  Yang bisa mengubah kebiasaan adalah motivasi.  Motivasi mendorong kita untuk mengerahkan upaya mengubah diri, melakukan sesuatu di luar kebiasaan.  Oleh sebab itu kita perlu belajar tentang motivasi ini.

Continue Reading »

Menggaet Investasi?

Saya terkadang berjumpa dosen yang bangga sekali sudah berhasil menggaet investasi. Biasanya kita sebagai dosen punya ide bisnis teknologi. Tapi kita butuh modal untuk menjalankannya. Dan tidak banyak yang mau berinvestasi. Sehingga kita bangga dan senang kalau akhirnya ada yang mau. Cuma menurut saya, untuk suatu bisnis, ukuran keberhasilannya adalah revenue bukan investasi.

Continue Reading »

Batu Loncatan

Orang ingin maju.  Ingin ke tempat yang lebih tinggi.  Salah satu caranya adalah dengan menggunakan batu loncatan.  Meskipun pendekatan ini sering membuahkan hasil, saya tidak merekomendasikan cara ini untuk maju.

Continue Reading »

What is so special…?

Kita sering mengalami kebosanan dalam mengerjakan sesuatu.  Sering kita diminta untuk mengerjakannya dengan sungguh-sungguh.  Atau bekerja dengan hati, katanya.  Ini tidak mudah.  Saya sendiri menemukan ide untuk memicu saya dengan bertanya, what is so special with what I am doing?  Apa keistimewaan dari yang sedang saya kerjakan?  Ini ternyata memicu konsentrasi dan excitement.

Continue Reading »

Salah satu ironi dari kehidupan terjadi saat orang meratapi peluang yang hilang. Pertama, meratap itu consumes energi. Celakanya, yang diratapi tidak akan kembali. Dan… itu baru peluang, kan? Belum tentu terrealisasi.

Continue Reading »

Kompetitor

Anda ingin maju? Benar-benar ingin maju? Cari lah kompetitor. Carilah kritikus yang merangkap mentor. Serius…

Continue Reading »

Pernahkah anda merasa kesal di tempat kerja? Ada orang yang setelah mengubah keputusan anda begitu saja terus pergi. Anda yang harus melaksanakan nya menjadi kelabakan. Kalau ya, anda terjebak di Kuadran 4: bertanggung jawab tapi tidak menentukan.

Continue Reading »

Isu kemiskinan dan krisis energi belakangan ini membuat saya banyak berpikir. Saya berkesimpulan ada banyak kesamaan antara energi dan uang. Mempelajari energi bisa menolong kita mengerti esensi uang,

Continue Reading »

Masalah Kepemimpinan

Belakangan ini saya sering mendengar orang mengkambinghitamkan masalah kita pada unsur kepemimpinan. Lack of leaderships. Mungkin benar ya. Tapi kok rasanya seperti kalau ada bencana alam kita bilang itu kehendak Tuhan. Terlalu menggampangkan masalah.

Continue Reading »

Apa yang paling penting di sebuah perusahaan atau korporasi? Semua pasti bilang: orang atau SDM. Ternyata ini tidak benar.  SDM bahkan sumber masalah. Yang benar adalah: orang yang tepat.

Continue Reading »

Akhirnya…?

Setelah jalan-jalan jauh, ibu saya pulang dan berkata, “Akhirnya tiba di rumah, senang sekali sudah di rumah lagi…” Lho, kok begitu? Bukannya lebih senang jalan-jalan? Kalau lebih senang di rumah, ngapain kita tadi capek-capek pergi ya? Hehe.

Continue Reading »

Raja Diaper dan Tissue

Banyak yang tahu produk Huggies. Itu diaper untuk bayi. Dan lebih banyak lagi yang tahu Kleenex, ya. Tissue pembersih. Tapi mungkin tidak banyak yang tahu perusahaan pembuatnya: Kimberly-Clark. Dan salah satu pemimpinnya dahulu yang benama Darwin E. Smith.  Kita perlu belajar banyak dari Smith ini,

Continue Reading »

Konsep Tit-For-Tat

Jaman sekarang adalah jaman kerjasama. Praktis mereka yang cerdas bekerjasama bisa mengalahkan mereka yang tidak. Tapi bagaimana formula, strategi atau best-practice untuk bekerjasama? Kalau kita tidak saling percaya, kita sukar bekerjasama. Sebaliknya, bila kita percaya orang, dia bisa saja menipu kita. Masalah ini dimodelkan melalui Game Theory. Strategi yang paling sukses disebut Tit for Tat.

Continue Reading »

Setting The Tone

Ina sering memperhatikan tiap pagi. Kalau sarapan pagi tidak surprising atau spesial, anak-anak malas, hoream dan cemberut. Semua jadi bandel. Tapi kalau enak, panas, dan disiapkan dengan serius, anak-anak makan sambil senyum, dan ngobrol ceria. Dan manis seharian. Makanya, bikin atuh sarapan yang enak-enak, hehe. Karena itu setting the tone for the day

Continue Reading »

Teladan

Mengkritik dan mencela itu relatif gampang.  Menjadi teladan?  Nah ini baru susah.

Continue Reading »

Sabtu kemarin kami peneliti inti PPTIK melakukan konsinyiring di Hyatt, dari jam 8:30-16:00.  Kami melakukan evaluasi program dan persiapan program 2009.  Dari hasil diskusi besama, saya merumuskan aspek evaluasi program.  Saya ingin share di sini, semoga berguna.

Continue Reading »

Perspektif

Pendidikan sangat penting.  Semua setuju.  Bahkan UUD kita mengharuskan pemerintah mengalokasikan dana pendidikan yang besar.  Tapi persis nya mengapa kita harus belajar ilmu pengetahuan?  Ada yang bilang untuk cari kerja, status, masa depan dan sebagai nya.  Saya pikir, seharusnya agar kita mendapatkan persepktif yang benar mengenai dunia dan kehidupan.

Continue Reading »

Dua tahun lalu seorang insinyur Toyota, perancang Camry, tewas dalam usia 45 tahun, di Toyota City, Jepang. Setelah menyelidiki hal ini, Biro Tenaga Kerja Jepang menyatakan penyebab kematiannya adalah karena bekerja terlalu keras.  Nah lho.

Continue Reading »