Archive for the ‘Life’ Category

Conative

Orang sukses memerlukan kemampuan Conative. Kemampuan daya juang.

Continue Reading »

Menara Babel

Menurut sebuah legenda, manusia hendak bekerjasama membuat Menara Babel sampai ke langit. Tapi gagal, karena muncul berbagai bahasa manusia. Sehingga mereka gagal berkomunikasi. Alhasil kerjasama menjadi susah. Pembangunan menara gagal.

Continue Reading »

Dari sekian banyak buku tentang leadership, tulisan Ram Charan “Know-Hows: the 8 skills that separate people who perform from those who don’t”, menurut saya yang paling realistis.

Continue Reading »

Uang Masa Depan

Meskipun uang kertas sudah berhasil menggerakkan ekonomi dunia, kemakmuran masa depan menuntut reformasi moneter. Manusia perlu mendesain uang yang baru. Dan setiap orang boleh mencetak mata uang sendiri.

Continue Reading »

Saluran

Kita membutuhkan sensivitas cahaya baru untuk melihat dunia masa kini. Kita perlu hidup lebih dari apa yang dilihat mata.

Continue Reading »

Placebo Education

Pendidikan kita masa kini adalah pendidikan placebo. Pendidikan kosong.

Continue Reading »

Masih Soal Kaya

Kaya itu berarti memiliki berlimpah hal-hal yang dibutuhkan manusia.

Continue Reading »

Kaya Harta

Saya senang punya banyak uang. Tapi target saya di detik saya mati, harta saya harus senilai Rp 0,-

Continue Reading »

Konteks

Menyikapi makna segala sesuatu butuh konteks yang tepat.

Continue Reading »

Berbelas Kasih

Inti dari kehidupan manusia adalah belas kasih, perhatian, sayang, pemeliharaan. Sudah jelas sekali. Sedangkan musuh kehidupan adalah kebencian, penghinaan, pengabaian, siksaan. Inipun sudah amat jelas. Bungkusnya bisa macam-macam, tapi isinya jelas itu.

Continue Reading »

Wisdom

Orang bijak adalah orang yang kaya dengan pengetahuan dan menerapkan nya sehari-hari.

Continue Reading »

Relatif

Kalau anda menghadapi satu masalah yang berat, coba cari masalah kedua yang lebih berat lagi. Supaya masalah yang pertama menjadi terasa ringan.

Continue Reading »

Lasik di Cicendo

Setahun lalu saya membuat suatu keputusan yang cukup “mengerikan”: Operasi Lasik di RS Mata Cicendo Bandung. Hasilnya: saya puas.

Continue Reading »

Doktrin

Doktrin itu sebenarnya produk jenius. Tapi ada batas masa berlakunya. Kadaluarsanya duapuluh lima tahun.

Continue Reading »

Make Believe

Kita perlu menyadari bahwa manusia hidup setidaknya di dua realitas: realitas khayal dan realitas nyata. Dan realitas khayal adalah sumber berbagai penderitaan yang tidak perlu.

Continue Reading »

Tuhan Tidak Sombong

Itulah sebabnya kita tidak mudah mengenalNya.

Continue Reading »

Selamat Datang 2013

Selamat Tahun Baru 2013.

Continue Reading »

Manusia Biasa

Saya sering merasa terganggu. Apa sih yang bisa kita lakukan, sebagai manusia biasa, untuk membuat keadaan menjadi lebih baik?

Continue Reading »

Hidup Sederhana

Betul, orang sebaiknya hidup sederhana. Tapi tidak harus diartikan hidup miskin, lho. Lebih tepat, hidup tidak rumit. Tidak complicated.

Continue Reading »

Magnet

Dalam hal membangun hubungan dengan orang lain, kita adalah magnet. Orang yang cocok dengan kita akan tertarik. Yang tidak cocok akan tertolak.

Continue Reading »

Pemberian

Mengapa orang malas memberikan hadiah, kado, yang berharga untuk orang lain? Karena dia takut kehilangan, kekurangan. Dia jadi pelit. Padahal, di era sekarang, banyak sekali hal berharga yang justru bertambah nilainya saat diberi pada orang lain.

Continue Reading »

Belajar Seumur Hidup

Benar bahwa kita harus selalu belajar sepanjang hidup. Tapi tidak benar kita harus mempelajari semua ilmu. Belajar itu bukan tujuan, tapi cara hidup. Missi, bukan visi.

Continue Reading »

Hari-hari belakangan Indonesia jadi berita dunia, melalui dua nama; Aceng Fikri dan Diego Mendieta. Dua berita ini menambah bukti kita bangsa clueless. Bloon.

Continue Reading »

Orang Sakti

Kita sering terpukau pada orang sakti. Mandraguna. Kita tidak sadar bahwa sebenarnya kita diciptakan sebagai orang sakti. Dan kita harus hidup dengan kesaktian kita itu.

Continue Reading »

Manusia Abad 21

Belajar dari sejarah, saya memprediksi manusia abad 21 adalah manusia yang berkesadaran global dan berkomunitas.

Continue Reading »

Growing Up

Sayang sekali istilah “puber kedua” itu memiliki konotasi negatif. Pertanyaan saya: apakah anda sudah bertumbuh dan bertransformasi secara fundamental? Se-fundamental pubertas?

Continue Reading »

In memoriam Prof. Samaun Samadikun, 1931-2006

Continue Reading »

True You True Me

Tidak ada yang bisa menyakiti hati kita, kecuali bila kita bukan diri kita yang sebenarnya.

Continue Reading »

Bara Cinta

Cinta lah yang mengikat suami-istri seumur hidup. Tapi bukan nyala api cinta yang membakar. Melainkan bara api yang hangat dan terus menerus.

Continue Reading »

Kebahagiaan Dalam Hal Kecil

Kita perlu belajar menikmati kebahagian dalam hal-hal yang kecil.

Continue Reading »