New Columbus

Ini cerita favorit saya. Saat Indian Amerika berjumpa Columbus Spanyol, apa yang tejadi? Kita tahu, Indian porak-poranda, dan sekarang hidup di camp reservasi. Itulah yang akan terjadi kalau kita berjumpa makhluk angkasa luar (aliens) di bumi.


Saya membayangkan kagetnya Indian saat berjumpa orang kulit putih pertama kali. Ini perjumpaan dua dunia. Setara dengan kita berjumpa makhluk angkasa luar.

Pasti saat itu suku Indian sudah punya budaya tinggi. Sudah punya keluhuran. Sudah punya spiritualitas. Peningalan Indian Maya, Aztec membuktikan hal itu. Juga legenda fiksi tentang Winnetou mencerminkan itu.

Cuma mereka berhadapan dengan Columbus yang memiliki kesadaran alam semesta yang lebih luas. Punya sains. Punya teknologi. Dan yang paling penting: Columbus yang mendatangi mereka, bukan sebaliknya.

Maka sejarah membuktikan Columbus dan budayanya lebih superior. Segigih apapun perlawanan bangsa Indian, orang kulit putih tidak tertahankan. Jutaan mati. Yang hidup diasimilasikan menjadi bangsa Mexico. Yang tidak mau diasimilasi, sekarang hidup di lokalisasi reservasi. Seperti orang Badui. Dilindungi seperti satwa langka.

Belajar dari sini, maka kalau kita yang didatangi aliens, maka mereka itu superior. Teknologi lebih tinggi. Besar kemungkinan kita akan bernasib seperti suku Indian.

Ada yang berpendapat bahwa aliens tidak akan memunahkan kita karena mereka tidak cocok dengan atmosfir bumi. Mereka spesies yang berbeda. Beda dengan kaum Columbus yang berspecies sama dengan Indian, sehingga bisa hidup nyaman di Amerika, alliens bisa tidak cocok dengan ekologi bumi.

Tapi sama seperti Columbus yang punya misi mencari rempah-rempah dan emas, bisa dipastikan aliens yang nekad masuk ke bumi melihat ada sumber daya kita yang mereka incar.

Maka kemungkinan yang terjadi adalah mereka akan menjajah kita secara tidak langsung. Slavery. Beberapa dari kita akan diberi teknologi canggih serta ilmu persuasi, sehingga manusia ini mendirikan perusahaan yang sukses. Perusahaan inilah yang menambang sumber daya yang mereka perlukan. Tanpa harus secara fisik hidup di bumi.

Yah saya tahu ini spekulasi yang pada hari ini tidak memiliki bukti pendukung.

Tapi coba renungkan hebatnya teknologi Samsung atau Apple. Dari mana bisa begitu? Juga teknologi wireless dan Internet, sehingga seluruh dunia bisa berkomunikasi secara ajaib? Atau sedang ngapain sih bule-bule itu di Freeport, di tengah hutan Papua gitu lho.

Hmmm, mau tidak mau imajinasi saya terpancing… hehe.

Terlepas dari spekulasi ini, tetap saja realitas kosmologi wajib menjadi realitas kita hari ini. Manusia harus berpikir mengenai masalah-masalah, isu-isu, yang lebih tinggi. Jangan kita stuck dengan issu abad lalu, atau bahkan millenium lalu. Semua itu membuka peluang bagi adu domba umat manusia, tercerai berai, saling curiga, sehingga mudah di taklukkan.

Manusia harus bersatu menghilangkan jurang pemisah, saling membangun kehidupan bersama. Dan menghadapi bersama kemungkinan “Columbus-Columbus” baru bermunculan di langit.

Kalau enam miliar otak, dan hati, bisa bekerjasama, we can face them should they dare to show up on our skies.

Advertisements

  1. Alien

    Seru juga nih!
    Manusia sudah seharusnya melampaui level kesadaran saat ini, tidak perlu lagi ribut antar negara. Tantangan kita lebih seru lagi……..




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: