Free Lunch Free Education

There are bigger problems in this world than not having a catered lunch,”, kata Marcia Lee.


Banyak orang bermimpi ingin kerja di Microsoft, Facebook atau Google. Selain bekerja dengan teknologi tinggi, bergaji besar, juga suasana kerja yang menyenangkan. Pekerja bisa makan catering gratis sesukanya.

Marcia Lee juga begitu. Sebagai orang keturunan Asia di Silicon Valley, rute hidupnya sudah jelas. Masuk Stanford, ambil computer science, lalu mengadu nasib di Silicon Valley. Agustus 2010 berbekal ijazah Stanford, Marcia diterima di Microsoft.

Tapi jiwanya gelisah. Ia ingin bekerja yang bermakna. Maka meskipun orang tuanya protes berat, Marcia keluar dari Microsoft.

Kerja di mana? Masih di Silicon Valley. Tapi dia memilih kerja di Khan Academy.

Mengapa?

Karena dia tertarik dengan misi Khan Academy: “memberikan pendidikan kelas dunia secara gratis pada siapapun dan di manapun”

Jiwanya menjadi damai, karena tahu talenta nya dihabiskan untuk mengubah nasib orang di seluruh dunia. Ketika di tanya, apakah dia menyesal tidak bisa menikmati fasilitas dan makan siang catering berlimpah di Google atau Facebook. Dia cuma menjawab: “There are bigger problems in this world than not having a catered lunch...”

More on: IEEE Spectrum.


  1. salut

  2. sekolahindonesia.org, khan academy-nya Indonesia Pak🙂
    Mari belajar, mari berbagi..




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: