Doktrin

Doktrin itu sebenarnya produk jenius. Tapi ada batas masa berlakunya. Kadaluarsanya duapuluh lima tahun.

Doktrin itu penyederhanaan suatu konsep yang rumit sehingga mudah dilakukan orang biasa.

Misalnya pepatah: “rajin pangkal pandai”. Ini suatu konsep jenius tapi sederhana. Murid belajar dengan rajin akan mendapatkan nilai ujian yang tinggi. Penjelasan rumitnya, mengapa begitu, itu ada. Tapi, ya itu, rumit.

“Hemat pangkal kaya”. Ini juga sebuah konsep jenius dan sederhana. Kalau kita tidak boros, peluang kita jadi kaya itu membesar. Ada konsep detailnya, tapi tidak perlu.

Kedua contoh itu bisa menjadi doktrin. Doktrin belajar rajin itu saya gunakan, melalui pengulangan, sehingga saya bisa lulus ujian.

Ada juga orang berusaha menjadi kaya dengan prinsip berhemat. Jadi itu doktrin juga.

Persoalannya, doktrin, by definition, harus sederhana. Harus diterjemahkan pada situasi setempat, budaya setempat, tingkat intelektualitas orang saat itu.

Kekuatannya, kesederhanaan, menjadi sekaligus kekurangannya.

Kalau situasi berubah, budaya berubah, manusia berubah, maka doktrin itu menjadi tidak valid.

Orang terkaya di dunia tidak menggunakan doktrin “hemat pangkal kaya”. Warren Buffet menggunakan doktrin “buy cheap, sell expensive“. Intel menggunakan doktrin “only paranoid survive“. Apple punya “think different“. Google “do no evil“.

Jadi doktrin punya masa kadaluarsa.

Kapan?

Tidak lebih dari 25 tahun.

Mengapa?

Karena 25 tahun adalah usia satu generasi. Terasa bukan, kalau kita berbicara pada generasi yang berbeda, bahasa dan cara berpikir sudah berbeda? Situasi berbeda. Apa yang berlaku di zaman ayah saya, tidak berlaku pada saya. Apa yang berlaku pada saya tidak berlaku pada anak saya.

Kasihan anak saya harus hidup dalam doktrin ayah saya.

OIeh sebab itu setiap generasi berhak merumuskan ulang setiap doktrin. Sesuai dengan tingkat pemahaman generasi itu.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: