Manusia Abad 21

Belajar dari sejarah, saya memprediksi manusia abad 21 adalah manusia yang berkesadaran global dan berkomunitas.

Pertama soal globalisasi. Realitas global sudah masuk ke dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang terjadi di benua lain langsung berpengaruh ke sini. Pada saat yang sama, kita bisa membangun jaringan global. Peluang global. Global excitement.

Jadi tidak pernah bosan.

Sederhananya, ada lebih dari enam miliar manusia di muka bumi. Masak sih nggak ada yang bisa dijadikan sahabat sejati dan menyenangkan? Masak tidak ada yang membawa excitement dalam hidup?

Jadi manusia abad 21 adalah manusia yang membangun relasi beyond tradisi. Membangun kesadaran bersama yang menglobal.

Kedua soal komunitas.

Sejarah makhluk hidup dulu dimulai dengan makhluk satu sel. Mereka berusaha untuk selamat dan berkembang. Perlahan mereka kemudian belajar berkoloni. Ber-ekosistem. Betapa peluang hidup dan berkembang itu membesar saat sel-sel itu hidup bersama.

Dan yang paling spektakuler itu adalah saat makhluk satu sel itu memutuskan untuk mengembangkan diri menjadi makhluk multisel. Saat sel-sel bersedia mengikatkan diri satu sama lain, seumur hidup, untuk menjadi satu organisme baru. Hasilnya luar biasa. Terjadi ledakan makhluk hidup.

Dan manusia adalah masterpiece nya. Sel-sel yang menyatu menjadi makhluk manusia sanggup melakukan hal-hal yang tidak terbayangkan oleh individual sel-sel itu.

Jadi sekarang bayangkan kalau manusia, sebagai individu manusia, mau membangun suatu “makhluk multi manusia”. Kita mengikatkan diri satu sama lain untuk membangun suatu masa depan bersama. Ini suatu masterpiece dari masterpieces. Super masterpiece!

Saya menyebutnya komunitas. Komunitas adalah “makhluk” baru masa depan. Sama dengan manusia yang mendominasi bumi hari ini, komunitas cerdas akan mendominasi kehidupan masa depan.

Syaratnya adalah kita bersedia untuk mengikatkan diri satu sama lain, untuk membangun masa depan bersama. Tidak ada yang boleh tertinggal dalam suatu komunitas.

Jadi abad 21 ini adalah abad persiapan manusia untuk membangun “makhluk” baru menyongsong era peradaban antar bintang. Untuk itu manusia harus belajar akan kesadaran global, dan belajar untuk hidup setia dalam komunitas masa depan.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: