Manis dan Pahit

Hidup yang utuh itu sekaligus manis dan pahit.

Ada seorang muda ingin sekali minum madu manis. Saat ia mengambil tetesan madu di hutan, seekor lebah menyengatnya. Sang pemuda kesakitan. Maka dia berjanji tidak lagi pernah menginginkan madu dalam hidupnya supaya tidak kesakitan disengat lebah.

Jangan begitu dong ya.

Betul, dengan cara itu, kita bisa bebas dari sengatan lebah. Tapi akibatnya kita tidak pernah menikmati manisnya madu.

Saya kira hidup itu utuh, ada manisnya ada pahitnya. Ada senangnya, ada sakitnya. Saya harus siap menjalani keduanya.

Kita siap disengat duri untuk menikmati mawar. Kita siap disakiti untuk mencintai. Kita siap menangis untuk dapat menikmati tawa riang.

Itulah hidup ini. Utuh…

 

Advertisements

  1. pak bagus sekali ini postingnya.. memang hidup itu harus balance antara manis dan pahit.

  1. 1 Manis dan Pahit : Tips Untuk Hidup Yang Lebih Baik

    […] View the original article here Category: MotivasiTags: Manis > Pahit […]




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: