Doa Minta Petunjuk

Doa itu sebaiknya hanya untuk dua hal: bersyukur atau minta petunjuk.

Pertama sudah jelas. Berkat dalam hidup kita itu begitu luar biasa. Kita harus bersyukur senantiasa. Jadi doa pertama itu mesti doa syukur.

Doa kedua itu apa?

Banyak orang minta ini minta itu. Saya juga begitu.

Sampai saya menyadari bahwa semua yang saya inginkan itu sebenarnya bisa saya peroleh sendiri. Asalkan tahu caranya. Asalkan ada petunjuknya. Dan itulah yang kita minta: petunjuk.

Misalnya kita ingin lulus jadi sarjana. Kita bisa tergoda untuk berdoa, sehingga begitu kata amin diucapkan, ijazah sudah tergeletak di depan.

Atau kita ingin punya uang banyak. Kita berdoa, dan bim salabim, uang berkoper-koper tersedia di depan kita.

Bukan nya Tuhan tidak bisa memberi dengan cara itu. Tapi apa akibatnya ada kita? Terbayanglah ya, kita ini tidak bisa apa-apa. Bisanya kayak anak kecil: merengek. Spoiled.

Saya pikir, Tuhan mau kita menjadi dewasa. Semua bisa sendiri. Usaha sendiri. Berjuang sendiri. Keluar tetesan keringat, darah, bahkan airmata.

Maka begitu kita peroleh apa yang kita mau, hasil perjuangan itu terasa begitu nikmat.

Jadi yang kita butuh itu caranya. Ilmunya. PetunjukNya. BimbinganNya.

Itu yang kita minta…


  1. amien…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: