Pintar

Orang pintar bukan dilihat dari kemampuan menghafal pengetahuan, atau mengerjakan soal ujian, tapi pada kemampuan menggunakan pengetahuannya untuk bertindak.

Orang yang tahu banyak tapi tidak bertindak itu sama dengan komputer canggih yang di matikan. Sama-sama memiliki otak atau prosesor kencang. Sama-sama memiliki daya ingat atau memory yang banyak. Sama-sama memiliki kemampuan atau sofware yang canggih. Tapi sama-sama tidak berguna.

Jadi bagaimana dong?

Ya itu, kalau mau belajar sesuatu, kita harus punya tujuan. Apa yang kita pelajari itu mesti dalam rangka mencapai tujuan. Nah bila ilmu ini membuat kita mencapai tujuan, maka kita sudah jadi orang pintar.

Jadi orang cerdas itu dilihat dari perbuatannya. Perilakunya. Keputusannya. Apakah tindakannya itu didasari pada pengetahuan atau ilmu yang ia pelajari?

Jika ya, maka ia orang cerdas…


  1. 1 Pintar (via Armein Z. R. Langi in the City of Eden) « SunuVis

    […] Orang pintar bukan dilihat dari kemampuan menghafal pengetahuan, atau mengerjakan soal ujian, tapi pada kemampuan menggunakan pengetahuannya untuk bertindak. Orang yang tahu banyak tapi tidak bertindak itu sama dengan komputer canggih yang di matikan. Sama-sama memiliki otak atau prosesor kencang. Sama-sama memiliki daya ingat atau memory yang banyak. Sama-sama memiliki kemampuan atau sofware yang canggih. Tapi sama-sama tidak berguna. Jadi bagai … Read More […]

  2. 2 Pintar « Armein Z. R. Langi in the City of Eden « Life story of an ordinary lad

    […] Pintar « Armein Z. R. Langi in the City of Eden. […]




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: