Universitas

Universitas itu harus dipahami sebagai tempat proyeksi dari alam semesta (the universe).

Universitas sering diartikan sebagai komunitas dosen dan orang terpelajar. Meskipun tidak salah, itu kurang lengkap. Terpelajar dalam hal apa? Harusnya dalam hal kebenaran alam semesta.

Alam semesta dan kehidupan ini harus dipelajari. Harus diketahui. Jadi universitas memiliki kumpulan ilmu yang menjelaskan alam semesta ini. Apa unsur-unsurnya. Bagaimana alam bekerja. Apa prinsip-prinsipnya. Dan ilmu yang dihasilkan adalah kebenaran ilmiah tentang alam semesta.

Tentu pengetahuan manusia selalu berkembang. Ilmu terus berkembang. Jadi universitas juga berkembang. Bukan hanya dari jumlah orang, jumlah fasilitas, jumlah mahasiswa, atau jumlah anggaran. Itu semua penting. Tapi yang terpenting adalah apakah ilmu tentang semesta ini berkembang. Apakah universitas sudah menjadi proyeksi yang lengkap dari alam semesta ini.

Kalau belum, we have a work to do.

Salah satu ciri utama universitas adalah academic freedom. Masyarakat dan negara menganugerahkan hak bagi masyarakat kampus untuk menyatakan kebenaran ilmiah yang ia temukan dan ia pikirkan. Kebenaran ilmiah dapat dinyatakan, meskipun itu bertentangan dengan pendapat umum, pendapat resmi negara, bahkan pendapat Paus atau ulama. Tentu saja dalam forum universitas dan publikasi ilmiah.

Konflik dalam pengunaan hak kebebasan akademik ini sering terjadi. Dalam kasus yang berat, hak ini bisa berbenturan dengan etika, agama, norma, dan budaya. Akan tetapi menurut saya, konflik ini bisa berkurang kalau masyarakat akademik stick to the real objective: memproyeksikan the universe ke dalam kampus dalam bentuk kodifikasi ilmu.

Jadi bagi saya ITB itu sebenarnya adalah mini universe. Mahasiswa bisa menemukan alam semesta di sini, macro or micro levels, being presented in comprehensible ways. Dan mereka bisa menjelajahinya dengan penuh excitement. Pada gilirannya, setelah puas berkelana dan bertualang di alam semesta ini, mereka berkontribusi balik dengan memperluas proyeksi alam semesta di ITB untuk generasi berikutnya.


  1. “Jadi universitas memiliki kumpulan ilmu yang menjelaskan alam semesta ini … Dan ilmu yang dihasilkan adalah kebenaran ilmiah tentang alam semesta.”

    Setuju Pak …
    Tetapi, … bagaimana dengan Teori Evolusi, yang berangkat dari universitas, dari para cerdikcendikia justru sangat jauh dari kebenaran ilmiah … hehehe … evolusi lagi, evolusi lagi, maaf ya Pak …




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: