Bigger Life

Pengetahuan yang bertambah membuat kita memahami luasnya excitement kehidupan. Sebenarnya hidup ini jauh lebih besar ketimbang apa yang sudah kita tahu sampai hari ini.

Seringkali manusia terjebak dalam berbagai masalah. Masalah yang terasa berat dan menghimpit. Dan masalah itu membelenggu kita. Membuat hidup kita merana penuh kepahitan.

Tapi coba buka mata lebar-lebar. Buka pikiran seluas mungkin. Tambah pengetahuan sebanyak mungkin.

Niscaya kita akan melihat betapa kecilnya kita, beserta masalah kita, dibanding kehidupan ini.

Kalau anda membuka peta bumi, anda akan tahu betapa kecilnya tempat kita hidup. Cuma satu titik di peta. Dan bumi kita cuma satu titik di tata surya. Dan tata surya kita cuma satu titik dari kawasan di galaksi Bimasakti. Dan Galaksi Bimasakti kita ini cuma satu titik dari universe. Dan universe ini cuma satu titik dari seluruh kehidupan.

Jadi dengan meluasnya wawasan kita, seharusnya kita melihat betapa kecilnya kita dan masalah kita itu.

Apalagi dalam perspektif perjalanan hidup seorang manusia.

Kita, sebagai manusia, tidak pernah didesain, tidak pernah diciptakan, tidak pernah dimaksudkan, untuk terjebak dalam masalah yang menghimpit kita itu.

Masalah yang selama ini menghimpit kita itu cuma masalah jejadian. Masalah yang kita besar-besarkan dalam pikiran kita. Seperti hantu yang abstrak. Yang kecil sebenarnya, tapi melalui sebuah black magic dalam pikiran kita, kita besar-besarkan melampai besarnya berkat dan peluang kehidupan. Persoalan hidup kita itu kita besar-besarkan melebihi perlindungan dan kasih sayang Tuhan. Perselisihan dan pertengkaran kita besar-besarkan melebihi fakta betapa banyak orang mengasihi dan mencintai kita.

Saya tahu setiap orang punya masalah. Mungkin hari ini anda punya pergumulan yang berat. Kekecewaan. Ketakutan. Kelumpuhan. Ketidak berdayaan. Kepahitan.

Saya ingin bilang, buka mata lebar-lebar. Tuhan mengijinkan anda merasakan semua itu cuma untuk satu alasan: supaya anda bisa berempati dengan orang lain yang punya masalah yang sama. Supaya anda bisa menolong mereka. Supaya anda bisa membesarkan hati mereka.

Dengan apa?

Dengan fakta bahwa hidup anda itu jauh lebih besar dari masalah anda. Anda jauh lebih besar dari problem anda. Kasih sayang orang lain pada anda jauh lebih besar ketimbang kesedihan.

Dan Tuhan jauh lebih besar dari segalanya. Dan Ia mencintai anda, sedang menolong anda setiap saat, dan akan menolong anda kapan saja. Dan Ia terus membisikkan dalam kalbu anda: have a better life

You just have to know that




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: