Truth and Love

Jangan pernah mengijinkan kebenaran mengalahkan kebaikan. Don’t let the truth overpowers kindness.

Pernah dalam suatu perdebatan saya menjadi meledak marah. Sampai orang lain menjadi tidak senang.

Saya pikir saya marah dalam rangka menemukan mana yang benar. Karena dalam pertengkaran ini, persoalan cukup rumit. Membutuhkan ketajaman berpikir. Dan ketajaman itu membuat saya emosional.

Memang, sampai hari ini saya masih yakin bahwa saya benar.

Tapi buat apa?

Karena saya kehilangan kindness. Kehilangan kebaikan. Sehingga orang lain merasa terhina dan tersinggung oleh sikap amarah saya.

Saya sebenarnya menyesal juga. Karena kebenaran hanya bisa disampaikan melalui kebaikan. Barulah kebenaran itu bermakna.

Karena orang baru bisa mendengar kebenaran kalau datang dari orang yang menyayanginya.

Kalau kita ingin menjadi pejuang kebenaran, kita harus mulai dengan menyayangi. Kalau kita ingin menegakkan kebenaran, kita harus memulainya dengan cinta. Kalau kita ingin menyampaikan apa yang benar, kita harus mampu menyampaikannya dengan keramahan dan kelembutan.

Barulah kebenaran itu diterima orang.

Advertisements

  1. berat pak … sungguh berat …




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: