Sukses vs Senang

Duluan mana? Sukses atau senang?  Konon orang harus sukses dulu baru senang. Menurut saya terbalik. Orang harus senang dulu baru sukses.

Memang ada pepatah: berrakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Artinya orang harus menderita dulu berjuang baru nanti dia bisa senang.

Akibatnya hidupnya ya itu: menderita terus. Karena mana bisa orang menderita berhasil? Mana bisa orang sakit berhasil? Seandainyapun akhirnya berhasil, bayarannya terlalu mahal. Traumatik.

Realitas hidup itu sebaliknya.

Kita harus membuat hati kita senang dulu. Gembira. Sukacita. Optimistis.

Karena dengan kegembiraan hati, kita mendapatkan energi hidup. Kita bisa kreatif. Kita bisa merasa mampu menghadapi masalah.

Karena suasana hati kita baik, maka keputusan-keputusan kita bisa lebih jernih. Lebih agresif. Berani mengambil resiko.

Hasilnya: sukses.

Jadi kalau anda ingin sukses, pertama kali yang harus anda lakukan adalah memastikan anda menjadi orang yang sehat, gembira, sukacita, senang. A great person. Suasana hati anda selalu terjaga hangat, penuh syukur, dan ikhlas.

Dalam kondisi gembira inilah anda melangkah menghadapi tantangan kehidupan.

Maka hidup anda akan exciting.

Bahkan saat anda akhirnya harus gagal, it has been worthwhile. Anda happy dengan prosesnya.

So, be a great person first.


  1. setuju, pak 🙂

    kalo dari awal kita ga seneng, meski orang bilang kita sukses, kita ga akan bisa nikmatin hasil kesuksesan kita itu.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: