Mencipta

Dari semua ciptaan Tuhan, kita itu yang paling istimewa. Karena kita bisa mencipta. Kita adalah ciptaan yang bisa mencipta…

Ada tiga macam Bang dalam sejarah alam semesta. Ada tiga ledakan.

Pertama: Big Bang. Ledakan penciptaan energi dan materi. Ledakan fisika. Yang terjadi sekitar 13.75 miliar tahun lalu. Yang menghasilkan galaxy, tata surya, dan bumi kita ini. Dan berbagai bentuk dinamika alam dan materi.

Kedua: Life Bang. Ledakan kehidupan biologi. Yang terjadi sekitar 3.5 miliar tahun lalu di bumi ini. Menghasilkan begitu banyak species yang ajaib. Dari makhluk satu sel, tanaman, hewan, sampai kita manusia.

Ketiga: Art Bang. Ledakan artifak. Ledakan karya manusia. Ledakan pengetahuan. Ledakan produk. Ledakan seni. Yang terjadi mulai sekitar 30.000 tahun lalu. Sampai hari ini, hidup kita dipenuhi artifak. Rumah beton. Kantor beton. Kursi plastik. Meja kayu. Komputer elektronik. Baju poliester. Semua adalah artifak. Benda karya manusia.

Saya percaya teori evolusi itu valid. Cuma, teori ini terbatas bicara tentang life bang. Sama valid nya dengan fisikawan Big Bang, yang menyatakan manusia itu agregasi dari molekul karbon yang membentuk mesin energi. Teori-teori ini valid dalam konteks Big Bang dan Life Bang, tapi tidak bicara manusia sebagai makhluk dalam kerangka Art Bang.

Tuhan mencipta manusia yang mampu mencipta. Dan anda baru benar-benar manusia kalau anda mulai mencipta.

Kalau anda hidup cuma cari makan, maka anda makhluk Big Bang, tidak beda dengan benda alam.  Kalau anda hidup cuma untuk mempertahankan nyawa dan punya keturunan, anda meningkat menjadi makhluk Life Bang. Terkena teori Darwin. Tapi anda bukan cuma itu, anda adalah makluk Art Bang. Makhluk yang bisa mencipta. Yang bisa membangun dunia ini menurut prinsip ideal.

Nah apa yang harus anda ciptakan?

Banyak. Tapi yang terpenting: diri anda sendiri. Masa depan anda sendiri.

Tuhan tidak membuat anda seperti robot atau seperti hewan. Yang punya kelebihan luar biasa, tapi fixed. Tetap. Statis.

Tuhan memberikan kita semua kemampuan untuk berpikir, menyukai keluhuran nilai, mempunyai aspirasi, membayangkan impian, kemudian mampu mengubah diri. Mampu mengembangkan diri. Untuk menjadi sosok yang kita inginkan.

Jadi mulai sekarang kita semua harus mencipta. Dan ciptaan masterpiece kita adalah sosok kita sendiri. Yang kita bangun, tahap demi tahap. Tiap hari. Seumur hidup.

Dan kita akan sangat happy dan puas dengan hidup kita.

Tuhan juga.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: