Decorum

Bagaimana cara menyatakan sikap setuju atau tidak setuju dalam suatu forum dengan cara yang tetap anggun?  Salah satunya adalah decorum.

Decorum adalah sikap tertib dan menghargai pembicara dalam forum resmi meskipun kita tidak setuju. Dalam sidang tahunan DPR yang dihadiri tamu asing misalnya, Presiden bisa menyampaikan pidato. Dan sebagai pihak oposisi, ada anggota DPR yang tidak setuju isi pidato itu. Dia mungkin ingin menginterupsi, atau berteriak-teriak demonstratif. Tapi etiket yang tepat adalah bersikap diam, anggun, dan menghormati pembicara resmi.  Karena kasihan nanti Presiden dipermalukan di depan tamu asing dan forum.

Sikap ini disebut decorum.

Sikap decorum ini sebenarnya berasal dari dunia drama dan teater. Dalam teater ada sikap-sikap yang tepat, baik bagi pemain maupun bagi penonton. Misalnya pada saat pemain selesai beraksi, penonton wajib bertepuk tangan. Sikap seperti ini disebut decorum.

Pertemuan resmi, upacara, dan acara ritual sering bersifat teaterikal. Maka sikap decorum ini layak digunakan juga.

Saya pikir dalam berbagai ruang publik, termasuk dalam mailing list. kita perlu menyebarluaskan sikap decorum. Sikap hormat, tertib, dan sesuai etiket, meskipun kita bisa tidak setuju dengan lawan bicara kita.

Bukan berarti tidak bisa menjawab atau melakukan kontra argumen. Tapi itu perlu dilakukan dengan baik, tanpa konotasi menghina atau merendahkan.

Sikap decorum itu tanda majunya peradaban.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: