Desires

Keinginan (desires) bisa membawa pada penderitaan kehidupan, kecuali keinginan untuk hidup.

Beribu tahun lalu orang bijak menyadari sumber penderitaan manusia: keinginan hati. Desires. Keinginan ini seperti energi yang kuat yang mendorong orang mengejar hasrat hati. Tapi dalam prosesnya, energi ini bisa berbalik memantul dan merusak tubuh saat kita terlalu gembira karena tercapai, atau kita kecewa saat gagal.

Sampai-sampai orang bijak berusaha keras untuk mengendalikan bahkan menghilangkan keinginan dalam hatinya.

Saya pikir, keinginan atau desires itu mesti ada gunanya. Dalam hal apa ya?

Keinginan untuk hidup itu sangat berguna. Semangat untuk hidup menggerakkan seluruh tubuhnya untuk kembali seimbang. Melalui keinginan ini, orang sakit bisa sembuh. Orang terluka bisa pulih. Orang terjatuh bisa bangkit.

Tapi jangan terbatas pada hidup secara fisik. Kita juga harus hidup dalam kegairahan menyongsong setiap detik. Kegairahan menyongsong setiap peluang. Kegairahan menikmati apa yang ditawarkan Tuhan tiap hari pada kita.

Jadi kita harus punya keinginan untuk mendapatkan suatu kehidupan yang indah. kehidupan yang bertumbuh. Kehidupan yang sepadan dengan kemuliaan Ilahi. Hidup yang habis-habisan menjalankan talenta kita. Hidup yang penuh syukur atas kehidupan itu sendiri. Hidup yang penuh cinta. Hidup yang menghidupkan orang lain. Bangun dari tidur.

Di sinilah pentingnya keinginan. Desires. Daya dorong untuk “get a life, a real one…”

Dan menurut Buddha Gautama 2500 tahun lalu , real life itu adalah menghidupi dharma-nya. Mensyukuri kelahiran di dunia. Menemukan jati dirinya. Siapa dirinya. Dan kemudian menjalankannya dengan penuh ketekunan. Oleh sebab itu umat Buddha merayakan tiga hari suci: kelahiran Buddha di taman lumbini, pencerahan Buddha di bahwa pohon bodhi, dan perpindahan ke nirwana (wafat fisik). Hari Waisak adalah hari untuk memperingati kehidupan, a real one.

Selamat merayakan Hari Tri Suci Waisak bagi anda yang merayakannya.


  1. biasanya keinginan sekeping mata uang dg ketakutan. takut mati><ingin berkecukupan dst… salam…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: