Hidup Kaya

Anda ingin hidup seperti orang kaya? Hasilkan lah dulu sesuatu yang bisa membuat orang lain hidup kaya. Maka anda akan bisa hidup seperti orang kaya.

Banyak orang ingin kaya. Segala macam cara ia lakukan. Mulai yang legal sampai yang ilegal.

Sebenarnya bukan status kaya yang ia inginkan. Tapi ia ingin agar kekayaan nya itu bisa membeli gaya hidup mewah. Ia ingin bisa menikmati rumah bagus. Mobil mewah.

Saya bukan anti hidup mewah. Kalau memang selera anda adalah selera mewah, by all means. Cari itu. Supaya anda bisa happy. Apalagi kalau anda punya uang untuk menopangnya.

Yang repot itu kalau anda tidak kaya tapi anda ingin hidup mewah.

Satu cara yang saya bisa usulkan adalah anda harus kreatif. Anda harus menghasilkan sesuatu yang orang banyak butuhkan. Sesuatu yang membuat kehidupan orang lain lebih baik. Dan kualitas nya harus mewah juga, setara dengan kemewahan yang anda ingin dapatkan itu.

Guys, repot sekali kalau anda ingin menikmati kemewahan ciptaan orang lain tapi anda sendiri tidak setara dengan orang lain  itu. Maksud saya anda tidak menghasilkan kemewahan yang selevel, yang orang lain ingin dapatkan.

Misalnya anda ingin punya mobil seharga satu miliar. Maka anda harus menghasilkan karya istimewa sehingga orang banyak mau membayar anda untuk karya itu seharga satu miliar. Dengan uang itu, maka anda bisa mendapatkan mobil impian anda itu.

Itulah sebabnya orang-orang yang menekuni karya masterpieces mampu membeli kemewahan yang ia inginkan. Mulai dari seniman, pelawak, olahragawan, politisi, ilmuwan, sampai pada ulama. Apalagi pedagang. Kalau mereka tekun mengembangkan diri kemudian menyajikan karya terbaik mereka, dunia me-reward mereka dengan kemampuan untuk memperoleh hal terbaik dari orang lain, seperti kemewahan itu.

Saya lumayan sering naik Travel Bandung Jakarta atau Bandung Cengkareng. Dulu ada taksi-taksi dengan mobil Holden Kingswood butut. Mungkin kendaraan itu dulunya bagus. Tapi lama-lama jelek. Dan penumpang harus duduk di situ 4-5 jam. Tidak mewah bukan? Maka perusahaan taksi itu tidak maju-maju juga. Dia tidak memberi yang terbaik bagi kita, maka dunia tidak me-reward mereka.

Kemudian muncul perusahaan model Cipaganti, yang menggunakan mobil penumpang Pregio. Sebenarnya Pregio itu mobil biasa saja, tapi di tengah-tengah banjir mobil penumpang karoserian seperti L300, Elf, sekelas di atas angkot, kehadiran Pregio itu terasa mewah. Maka layanan Cipaganti digemari banyak orang, dan pemiliknya direward dengan uang banyak. Dan mereka tidak berhenti di situ. Dengan menambah sekitar Rp 75 ribu dari ongkos biasa, orang sekarang bisa Bandara dengan mobil mewah macam Toyota Alphard. Kalau anda di Jakarta, anda bisa naik taksi semewah Mercedes Benz yang dioperasikan Silver Bird, dengan tarif yang menurut saya tidak mahal. Itu jauh lebih murah ketimbang naik taksi butut, tarif murah tapi argo kuda, yang dikelola secara ngawur, disupiri preman yang niatnya mau merampok penumpang.

Pemilik layanan dan produk yang bagus itu memberikan keisitimewaan, kemewahan, bagi kita secara terjangkau. Maka saya tidak akan heran kalau kita kemudian mereward mereka dengan uang yang cukup untuk mereka mencari kemewahan yang mereka inginkan.

Jadi hidup kaya itu harus dimulai dengan kita sendiri, berpikir dan bertindak memberikan kemewahan pada dunia dengan harga terjangkau.

Advertisements

  1. Noted… 😀

  2. saya sangat setuju dengan tulisan anda gannn




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: