Nyamankah Tuhan bersamamu?

Mengapa ada begitu banyak nasehat dalam agama? Supaya kita sukses? Bukan. Supaya Tuhan nyaman hidup bersama kita.

Setelah saya renungkan dalam-dalam, saya berkesimpulan bahwa esensi beragama adalah kita hidup bersama Tuhan. Tuhan hidup dalam kehidupan kita. Tuhan bertahta dalam hati dan pikiran kita. Kita bisa memiliki pikiran Tuhan. Perasaan Tuhan. Kehendak Tuhan menjadi kehendak kita juga.

Persoalannya, kalau Tuhan betulan hidup dalam diri kita, Beliau bakal betah nggak?

Dengan begitu banyak macam pikiran berseliweran dalam pikiran kita. Dengan begitu banyak perasaan yang berkecamuk dalam hati kita. Dengan begitu banyak ucapan yang keluar dari mulut kita. Dengan begitu banyak perbuatan yang dilakan tangan kita. Dengan begitu banyak tempat yang dikunjungi kaki kita.

Tuhan bakal betah, nggak?

Kita perlu hidup suci, supaya Tuhan betah. Supaya Tuhan nyaman hidup bersama kita.

Advertisements

  1. Haha :). Saya baru menulis bahwa andaipun Tuhan memberikan firman verbal yang jelas buat manusia, manusia belum tentu akan mengikuti apa yang diinginkan Tuhan. Itulah menariknya manusia :).




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: