Oracle Akuisisi Sun

Akhirnya Oracle jadi membeli Sun Microsystems seharga $7.4 miliar. Dan pendiri Sun, Scott McNealy pun menulis surat perpisahan, yang menandai akhir suatu era yang sangat mengesankan.

Mengapa berita ini menarik buat saya? Karena saya sempat menyaksikan sendiri kejayaan Sun, punya personal twists, dan Sun selama ini cukup menginspirasi industri teknologi informasi.

Saat saya baru lulus, kantor saya di PAU membeli seperangkat komputer workstation mahal. Umumnya mesin MicroVax dari DEC. Di tahun 1980an, mesin-mesin Vax dan Microvax dari DEC merajai pasar workstation. Kalau kita mau kerja serius, kita pasti menggunakan mesin-mesin ini. Harganya? Kelas $40.000 per mesin.

Sampai suatu hari muncul pembunuh Vax: Sun Microsystems. Workstations dari SUN jauh lebih murah, dan powerful dengan Unix dan bahasa pemrograman C. Dan seluruh dunia heboh dengan Sun workstations ini. Termasuk ITB.

Saya ingat situasi ini karena itu masa-masa saya berkenalan dengan Ina. Ina bekerja di perusahaan komputer yang juga mencoba ikut tender pengadaan Sun Workstations untuk ITB. Saya saat itu ikut bekerja membantu Ina. Jadi Sun Workstations itu termasuk vocabulary kata-kata cinta kami berdua. Istilah Sun workstations memiliki makna cinta yang hanya kami berdua yang bisa tahu dan merasakannya..

Waktu saya kuliah di Manitoba, SUN workstations itu menjadi komputer utama. Di mana-mana memang ada PC dan Macintosh. Tapi itu cuma untuk pekerjaan administrasi. Untuk kerja serius, kami berebut Sun Workstations. Setiap ada rilis mesin jenis baru dan OS baru, kami selalu excited. Apalagi saat Sun meng-invent Java.

Dan SUN Workstations itu platform utama untuk Internet dan pemrograman engineering. Saya belajar email, chatting, browsing itu di SUN Workstations. Tesis dan disertasi saya ditulis berdasarkan hasil kerja di atas workstations ini.

Dan kisah heroik Scott McNealy itu selalu kami ikuti.  Bagaimana dia membangun perusahaan dari kampus Stanford, sampai menjadi perusahaan terkemuka yang pada saat tertentu mengalahkan perusahaan sekelas HP. Dan orangnya luar biasa, dengan technical capability yang hebat. Ia menjadi posterboy bagaimana orang perguruan tinggi berhasil menjadi entrepreneur sukses di Silicon Valley.

Tapi setelah berjuang 28 tahun, SUN harus menyerah. Begitu dot com bubble meledak, maka SUN mengalami kemunduran. PC semakin powerful, Linux merajalela, sehingga insentif untuk menggunakan Sun Workstations menurun.

Dan Scott McNealy harus takluk pada Larry Ellison, seorang entreprenur lain, pendiri Oracle. Ellison ini ternyata masih lebih lihay lagi. Di tangan Ellison, Oracle lebih stabil dan lebih sukses ketimbang Sun. Dan Oracle punya cukup uang untuk membeli Sun.

Dalam memo terakhirnya, McNeally mengucapkan selamat tinggal pada seluruh pegawainya. Ia mengakui bahwa menyerah pada akuisisi Oracle bukanlah visi nya sebagai pendiri Sun. Ia sangat mencintai Sun. Tapi ia harus menerima kenyataan ekonomi kapitalis, bahwa akuisisi ini adalah jalan terbaik. Dan yang menarik, ia bangga karena selama 28 tahun berbisnis, SUN tidak pernah main curang dan nipu. Ujar McNealy dengan bangga, “I never had to hide the newspaper in shame from my children…”

Keberhasilan Ellison ini menandakan kemenangan businessman tulen semacam Ellison terhadap technopreneur hebat semacam Scott McNealy. Dan bagi saya ini juga akhir dari suatu era, era workstations. Era saya baru lulus dan sedang siap-siap menembus dunia. Dan mengingatkan saya betapa vocabulary Ina dan saya sudah jauh berkembang melampaui Sun Workstations


  1. Saya juga punya sejarah dg Sun Workstation meski hanya sbg pengguna. Simulasi / pemodelan utk disertasi saya di-run di Sun Spark-1 jadul & Spark-10. Sempat mau nulis pakai TEX tapi keburu ‘kepincut’ pd MSword 2 … Yg masih tersisa dlm ingatan hanya perintah di .vi text editor …

  2. saya belum pernah coba workstation maupun OS Sun Solaris. Wah penasaran seperti apa😀




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: