Pengalaman Masa Depan

Jangan mendasarkan hidup anda pada pengalaman masa lalu. Coba bangun pengalaman masa depan.

Lho bagaimana maksudnya?

Saya mengajar matakuliah pemrosesan sinyal. Dan salah satu konsep yang bikin bingung mahasiswa adalah konsep sistem anti-causal. Bahwa sistem anti-causal menghasilkan output atas dasar input masa depan. Semua bingung, karena kita dilatih berpikir bahwa input dulu masuk baru ada output. Reaktif.

Saya juga sebenarnya agak kesulitan untuk mencari kasus dimana sistem anticausal itu berguna. Sampai suatu hari saya menyadari bahwa kita baru maju kalau berpikir anti causal. Goal oriented.

Jadi input dari sistem adalah target masa depan. Apa yang hendak kita capai. Impian kita. Maka kita kemudian berjuang agar impian kita itu bisa tercapai.

Ini menarik sekali sebenarnya. Jadi kita diajak untuk tidak pernah memikirkan masa lalu, terutama masalah-masalah dulu, tapi selalu berkonsentrasi melihat ke depan.

Ibaratnya pembalap macam Alonso, Schumacher, atau Rossi, cuma kadang-kadang saja melihat spion. 99% waktunya digunakan untuk melihat ke depan. Hambatan, tembok penghalang, dan tantangan selalu ada, dan kalau tidak hati-hati bisa berakibat tabrakan fatal. Tapi mereka terfokus pada celah di mana mereka bisa lolos, bukan terfokus pada hambatan dan akibat yang mengerikan. Makanya mereka juara balapan.

Lebih spesifik lagi, kita diajak untuk mendetilkan masa depan. Menikmatinya, menikmati proses pencapaiannya. Dan karena masa depan itu seperti kanvas yang putih, belum ditulis, kita menjadi bebas menuliskannya dengan warna apa saja.

Kita perlu belajar mengalami masa depan, merasakan itu seperti apa. Dan itu mendorong kita untuk berjuang mencapainya.

Jadi daripada selalu mengenang masa lalu, yang sudah tidak bisa kita apa-apakan, lebih baik mengenang masa depan. Kenangan yang bisa kita wujudkan.


  1. kmastion

    betul sekali pak, setuju..mari merancang masa depan, dan bukan mengenang masa lalu!!!

  2. prasetyoz

    wah…. superb

  3. bagus pak😀 harus berusaha menanamkan ini di kepala setiap orang🙂

  4. yah prakteknya agak susah juga sih pak. Karena saya cenderung suka merenung masa lalu (tapi bukan tenggelam).

    By the way, saya rasa mobil balap tidak punya spion.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: