Kamu itu belum apa-apa…

Bagaimana bisa seorang kiai Islam dapat begitu dihormati dan dicintai juga oleh umat Kristen?

Jawa Timur itu daerah dengan mayoritas penduduk muslim yang kuat. Jadi saat para pemimpin gereja Indonesia memutuskan untuk bersidang di Surabaya, tentu itu peristiwa yang cukup unik. Apalagi kemudian salah satu pembicara kunci yang paling ditunggu adalah Gus Dur, kyai pemimpin NU.

Sebenarnya ajaran Kristen dan Islam itu sangat sama. Akar dan sumbernya juga sama.

Kecuali satu: keilahian Yesus Kristus, Isa Almasih.

Dalam ajaran Kristen, Yesus itu Anak Tunggal Allah. Dan ini sangat sentral dalam ajaran Kristen. Dan sekaligus paling ditentang dalam ajaran Islam. Jadi kalau orang Islam dan Kristen berjumpa, mereka selalu berusaha untuk tidak mengangkat topik ini. Karena ujungnya keduanya akan bertengkar sangat emosional.

Kemudian ada isu lama yang sering menjadi pertengkaran pemimpin Islam dan Kristen di Indonesia: dakwah. Rakyat Indonesia sering saling berpindah agama. Ada yang masuk Kristen, dan ada yang masuk Islam, dan sebaliknya. Ini sebenarnya lumrah dalam dinamika pergaulan bermasyarakat 23o juta orang ini, karena kedua agama ini adalah agama dakwah. Tapi para pemimpin kedua umat ini sering sangat sensitif dan freak-out tentang hal satu ini.

Maka saat Gus Dur angkat mikrofon di depan para pendeta pemimpin gereja Indonesia, dia menceritakan seorang Kyai sahabatnya yang menjadi resah sekali. Dia duduk termenung di pesantrennya. Ilmu dan keluhuran kyai ini sudah sangat tinggi, sehingga ia sering di sapa langsung oleh Tuhan seperti seorang sahabat.

Melihat sahabatNya termenung resah, Tuhan datang menghampiri sang kyai dan menyapanya, “Kiai, mengapa engkau begitu gundah hari ini …?”

“Ya Tuhan, saya sedang susah,” kata sang kiai, “Putri bungsu saya berkenalan dengan seorang Kristen, dan jatuh cinta. Sekarang dia memaksa akan menikah di gereja, dan saya tidak berdaya menghentikannya. Apa kata orang-orang nanti mendengar putri seorang kiai seperti saya menikah di gereja?”

Tuhan ikut susah, duduk di samping kiai, dan menepuk bahu sahabatNya itu. Ia mencoba menghiburnya.

“Ah, kamu itu belum apa-apa,” kata Tuhan dengan penuh simpati dan ikut susah dan senasib, “Anak Saya satu-satunya semata wayang malah masuk Kristen…!”

Tawa para pendeta meledak mendengar lelucon Gus Dur ini, dan mereka bertepuk tangan dengan hormat, kagum, dan terpesona.

Itulah Gus Dur. Sangat cerdas.

Saat dia tahu hopeless untuk bertengkar dengan para pendeta tentang keyakinan, dia memilih untuk menyampaikan keresahaan pemimpin Islam pada para pendeta dalam bentuk humor. Dan humor yang sangat cerdas.

Hasilnya, ia sangat dihormati oleh orang-orang yang mungkin punya keyakinan yang berbeda.

Gus Dur, kita itu belum apa-apa dibanding Gus…

Advertisements

  1. Memang kalau berbicara mengenai isu agama, adalah masalah yang sangat sensitif. Oleh karena itu saya senang dengan toleransi antar umat beragama yang dimiliki Gus Dur. Semoga teladan nya ditiru penerus bangsa.

  2. bobby

    ha..ha…humor yang sangat menyentuh sekali dan sangat berkelas, saya kagum benar dengan gusdur. selamat jalan bapak tauladan bangsa….?

  3. Saya terharu membaca ini….gus Dur memang membanggakan terutama dalam hal dia mengajak orang menghormati kepercayaan masing-masing

  4. hehehehe humornya bagus..tapi yang benar itu penulisannya kyai atau kiay Pak?

  5. saya jadi sangat salut pada Gus Dur setelah membaca cerita-cerita bapak Armein, apalagi di postingan yang ini, hehe, benar2 tokoh besar yang sangat jarang ada …

  1. 1 Presiden Saya:: Gus Dur | jumperparadiso

    […] post di blog pak Armein Z Langi yang kebetulan saya […]




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: