Korban

Sesuatu baru bermakna apabila dicapai dengan pengorbanan.

Di jaman yang serba instan ini, kita semua berburu kenyamanan. Kalau sesuatu itu susah, sukar, maka kita tidak mau mengejarnya.

Orang mengasosiasikan korban dengan konotasi negatif. Kita tidak terima kalau menjadi korban. Apalagi kalau kita tidak merasa bersalah tapi diperlakukan sebagai korban. Kita dijadikan tumbal.

Padahal tanpa pengorbanan, sesuatu itu menjadi murahan. Tanpa perjuangan, sesuatu itu menjadi gampangan.

Oleh sebab itu bila kita mengalami kesukaran, kesulitan, maka berjuanglah. Berusahalah. Jangan menyerah. Kalau perlu kita berkorban. Keberhasilan itu harus kita tebus dengan pengorbanan.

Pada saat semua orang mengejar kenyamanan, kemudahan, jalan pintas, serba instan, serba lega, mari kita melakukan yang sebaliknya. Kita memilih jalan yang sempit, sukar, penuh perjuangan, penuh pengorbanan.

Kalau hari ini anda mengalami kesusahan, kesulitan, hambatan, bahkan diperlakukan sebagai korban, bersyukurlah. Kita terima itu semua sebagai kesempatan untuk berjuang. Kesempatan untuk berusaha. Kesempatan untuk berkorban.

Orang yang mampu berkorban itulah yang akan menikmati manisnya kemenangan.

Selamat Natal…




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: