Mata Yang Terang

Orang ingin memiliki mata indah? Menurut saya terbalik. Kita harus berusaha punya mata yang bisa melihat keindahan. Mata yang terang.

Mungkin kita korban iklan. Wajah-wajah iklan, close ups, dengan pancaran mata yang cemerlang membuat kita terpesona. Maka kitapun ingin memiliki mata seperti itu. Mata yang indah. Tidak sedikit orang harus operasi plastik, membuang kelopak, menambah bulu mata. Supaya orang terpesona melihat mata kita.

Memang kita patut berterimakasih atas usaha mereka. Karena pemandangan jadi indah.

Tapi apa tidak rugi? Bukannya yang lebih beruntung adalah yang bisa melihat, ketimbang bisa dilihat? Meskipun saya memiliki mata indah, kalau hanya untuk di lihat, bukan untuk melihat, pada dasarnya saya tidak beda dengan tunanetra, ya?

Jadi kita perlu punya mata yang aktif melihat. Mata yang jernih menatap. Mata yang peka memandang.

Mata kita perlu dilatih untuk melihat keindahan yang Tuhan berikan pada kita setiap hari. Mampu melihat air dalam gelas, setengah penuh bukan setengah kosong. Mampu melihat tangan Tuhan yang terus menuntun kita, menopang kita, dan bahkan menggendong kita menghadapi kesulitan kehidupan. Mampu melihat kebaikan orang ditengah perasaan keterpojokan, kesendirian dan kesepian. Mampu melihat keemasan cahaya mentari, mosaik kembang warna-warni, butiran berlian embun pagi, lebatnya hujan yang membasahi keringnya bumi, kemuliaan kehidupan manusia di tengah-tengah segala kelemahannya.

Mampu melihat bahwa anda telah dicintai apa adanya, tanpa syarat….

Dan terlebih lagi. Mata kita perlu melihat penderitaan di sekitar kita. Kecemasan. Ketakutan. Keputusasaan. Kepanikan. Ketidakberdayaan.

Mata kita perlu melihat siapa yang membutuhkan kita. Membutuhkan doa kita. Membutuhkan perhatian kita. Membutuhkan kata-kata yang hangat dari kita. Membutuhkan dorongan kita. Membutuhkan tindakan kita. Membutuhkan perjuangan kita. Membutuhkan pelukan kita. Membutuhkan belaian kita.

You see, mata yang indah itu tidak membutuhkan operasi dan kosmetika. Mata indah itu perlu dilatih, agar menjadi terang, tajam, peka, berkilau, dan bercahaya. Peka melihat keindahan dari Tuhan, dan peka melihat mereka yang membutuhkan kita.

Saat kita mampu melakukan semua itu, I guarantee you, you will have the most beautiful eyes in this world….

Advertisements

  1. someone

    dalam agama saya, Islam, kita dilarang untuk mengubah ciptaan di dalam diri manusia seperti menghilangkan alis kemudian membuatnya kembali, mengikir gigi, dst.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: