Semut, Laba-Laba, dan Lebah

Dalam menghadapi dunia, anda itu semut, laba-laba, atau lebah?

Menurut Sir Francis Bacon, orang itu bisa bersikap seperti semut, laba-laba, atau lebah.

Maksudnya apa?

Semut itu terus bergerak, bekerja keras setiap hari mengambil apa saja yang ada. Hidup itu mengalir seperti sungai. Menghadapi dunia secara aktif tapi apa-adanya. Tidak ada stres nya. Pokoknya apa yang ada didepannya, apa yang diberikan oleh hidup, diambilnya, dan dibawa ke sarangnya untuk dinikmati. Mau gula, mau bangkai, ia gotong bawa pulang.

Kalau laba-laba itu terbalik. Dia banyak diam, mikir. Dia membangun dunia dari dalam dirinya.  Rumahnya, penghidupannya, semua dari dalam dirinya. Ia mengeluarkan sarang laba-laba dari kelenjar dalam tubuhnya. Sarangnya rumit dan detail. Serumit jalan pikirannya. Kemudian ia pasif, diam, menunggu.

Sekali-kali ada makhluk lain yang tersesat, masuk ke dalam jaringannya. Baru perlahan-lahan ia mendekati makhluk malang itu, kemudian menyantapnya. Ia memprosesnya, mencernanya. Untuk kemudian dijadikan, antara lain, kelenjar membangun sarangnya. Kemudian diam lagi, merenung, menunggu. Kalau tidak ada yang nyasar ke dalam kehidupannya, maka matilah laba-laba dengan merana. Nothing happens in its life, unless there is an accident.

Yang mengambil jalan tengah adalah lebah. Ia aktif seperti semut. Ke sana ke mari. Tapi ia selektif. Ia mencari bunga yang indah. Kembang yang cantik. Madu yang harum. Kalau ketemu, ia mengitarinya dengan senang, dan mengambil tetesan madu.

Lebah itu mencari kembang cantik dalam kehidupan, dan mendapatkan tetesan madu sebagai oleh-olehnya.

Tidak lupa sebelum pulang ke sarang, lebah membantu sang bunga untuk mendapatkan kekasih hati mereka, jodoh mereka, melalui penyerbukan.

Kemudian lebah membawa tetesan madu itu ke sarangnya. Memprosesnya. Baik untuk keperluanya maupun untuk keperluan komunitas lebah. Bahkan kitapun bisa menikmati berlimpah madu yang nikmat. Kalau mau nyari sarangnya itu.

Lebah itu mengambil apa yang diberikan kehidupan, memprosesnya, kemudian mengembalikannya sebagai persembahan bagi kehidupan orang lain, makhluk lain.

Jadi, anda bisa pilih. Mau hidup sibuk seperti semut, hidup cuek seperti laba-laba, atau hidup indah berbuahkan madu seperti lebah.


  1. saya mau jadi lebah..🙂

  2. tiga binatang itu jadi nama surat di quran tuh,😀
    surat 16, an-nahl (lebah), surat ke 27 an-naml (semut) dan 29 al-ankabut (laba laba), nabi muhammad sih nyuru muslim kyk lebah mengambil yg baik saja dan mengeluarkan yg baik saja…

  3. pelajaran bagus hari ini,😀

  4. kasihan ya, binatang yang dianalogikan jelek dan jahat.

    Dulu saya paling anti anjing dan babi, karena bagi muslim kotorannya najis. Sekarang saya netral bahkan bersimpati. Si binatang itu kotorannya najis, tapi sebagai makhluk ya tetap mulia.

    Tidak ada yang berkehendak jadi contoh jelek kan?

    Saat ini dikembangkan serat sintetik seperti serat laba-laba yang kekuatannya jauh lebih tinggi dari serat baja. Juga banyak diulas kehebatan laba-laba membuat jaring yang selalu bisa pas di tengah (seperti juga lebah yang selalu bisa tepat menutup di tengah).

    Oke, saya paham Pak Armein ingin menganalogikan dari ‘sikap kerja’, seperti halnya Jim Collins membuat perumpamaan landak vs serigala.

    Menurutku sih, yang paling cerdik ya laba-laba. Kerjanya efisien tapi efektif… hehe. Ibaratnya semut dan lebah itu employee atau self-employee, si laba-laba adalah bisnisman atau investor. Yang satu mengandalkan kerja langsung, yang satunya lagi mengandalkan kerja tak langsung.

    Hebat bener laba-laba… four thumbs up!!!

  5. nice Blog
    Sukses terus yahh buat blognya

    Yuuk mampir ke Blog kami
    http://sehatalaherbal.wordpress.com

    KAMI MENYEDIAKAN
    1. Pakaian pelangsing yang membakar lemak lebih cepat
    2. KOYO KINOTAKARA penyedot racun tubuh melalui kaki. Anda bebas penyakit
    3. PRODUK penghemat BBM hingga 30% (120rb/packs)
    4. BLACK JADE, Giok hitam memperbesar n memanjangkan alat vital pria
    5. Propolis Platinum

    terimakasih

  1. 1 Hidup Orang Kecil « Jangan Dibaca

    […] Tulisan lama pak Armein (2009) dan dakwah unisulla (2007) serta ulasan pak Quraish Shihab (2010) menarik untuk direnungkan. […]

  2. 2 Jadilah Lebah Yang Aktif dan Selektif | Kabar UPI

    […] https://azrl.wordpress.com/2009/10/28/semut-laba-laba-dan-lebah/ […]




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: