Kontroversi Nila Moeloek

Ibu Nila Moeloek sudah dipanggil ke Cikeas untuk menjadi menteri. Namun hasil test psikologi beliau gagal, sehingga ia gagal di lantik. Keruan muncul berbagai kontroversi.

Bayangkan karangan bunga ucapan selamat sudah membanjiri rumahnya, padahal beliau tidak jadi. Belum lagi ironi berita, bahwa menteri kesehatan gagal dilantik karena tidak lolos test kesehatan. Tentu semua ini memukul ibu Nila Moeloek. Beliau sampai meneteskan air mata.

Orangpun membahas seluruh proses, mengkritik SBY, mempersoalkan test dan audisi.

Saya pikir kontroversi ini tidak ada gunanya untuk diteruskan. Adalah hak SBY untuk memilih menterinya, termasuk berubah pikiran. Kemudian ibu Moeloek harus bersyukur tidak terpilih, karena tugas menteri itu tidak mudah. Bahwa ia sempat dipanggil ke Cikeas itu merupakan suatu kehormatan tersendiri.

Cuma barangkali ada satu langkah indah yang SBY perlu lakukan. SBY dan ibu negara harus datang berkunjung ke rumah keluarga ibu Moeloek atau mengundang keluarga itu di istana. Untuk secara langsung meminta maaf dan memulihkan perasaan mereka. Sekalian makan-makan.

Tidak perlu di cari siapa yang salah. Dan dalam hal memperbaiki sesuatu yang tidak mengenakkan begini, tidak perlu ada yang gengsi.


  1. Ada waktunya kita lebih mengenal lagi orang yang (telanjur) kita amanahi memimpin kita. Khawatir bahwa orang yang sensitif terhadap hatinya sendiri sering tidak sensitif pada hati orang lain.

  2. Sepakat sama Koencoro! (Weits, fotonya gagah banget Mas).

  3. eh ada mas koen dan ikram, hehe, udah lama ngga ketemu ngumpulnya di blognya pak armein😀

    sayang memang kalau cermin itu berlaku hanya satu arah, tidak melihat bagaimana suatu hal itu bisa menyakiti orang lain.

  4. Gus Kar

    Mengangkat menteri memang hak prerogatif presiden. Tapi menyinggung harga diri seseorang – apalagi dikaitkan dengan hasil psikotes- sama sekali bukan hak presiden atau siapapun. Ini yg harus dibedakan.

  5. Hendarto

    Mas Armein, bagus sekali kesimpulan dan saran anda. Andai saja para pemimpin kita punya jiwa sebesar jiwa yang anda tawarkan, masyaAllah, insyaAllah negara kita menjadi negara yang dirahmati Allah SWT. Terus beri yang terbaik buat bangsa ini mas.

    Wassalam

    Hendarto




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: