Megawati Pilih Beroposisi

Bravo Ibu Megawati! Itu adalah pilihan terbaik untuk bangsa saat ini.

Saat SBY mencalonkan diri keduakali, banyak pihak ingin menandinginya.  Setelah SBY menang kok banyak yang merapat. Saya sampai kuatir akan terjadi orde baru jilid dua.

Tetapi saya kagum dengan keteguhan hati yang diambil Megawati. Di tengah hiruk pikuk orang ingin ikut bagian dalam pemerintahan, ibu Mega selaku ketua umum PDIP memutuskan tidak ambil bagian dalam pemerintahan.

Saya menghembuskan nafas lega.

Ini pasti tidak mudah bagi bagi kader PDIP di mana-mana. Lima tahun lagi berada di luar pusat kekuasaan. Berada di luar daerah subur bergizi.

Jauh lebih mudah berjalan lima tahun ke depan apabila dekat dengan kekuasaan. Dekat dengan gizi. Dekat dengan uang.

Tetapi Megawati sudah membaca, betapa PDIP akan dikerdilkan apabila PDIP memilih jalan yang mudah. Semua yang diperoleh dengan mudah akan hilang dengan mudah pula. Ini adalah ujian yang sebenar-benarnya bagi kader PDIP. Apakah ia akan mendekat pada pusat kekuasaan (baca: SBY) atau ia akan mendekat pada rakyat? Kalau ia mendekat pada rakyat, maka ia akan mendekat pada pusat kekuasaan yang sebenarnya.

Tentu jangan memusuhi SBY. Tetapi membuat SBY mengeluarkan semua kemampuannya untuk memimpin. Mengkritik setiap kebijakan yang keliru. Tidak membuat pemerintah lengah, keenakan, atau kebalasan.

Dan yang akan diuntungkan dari usaha Megawati ini adalah bangsa Indonesia.

Jadi sekarang adalah waktu bagi PDIP untuk memilih. Jati dirinya sedang diuji. Mau menjadi partai kecil atau partai besar. Mau menjadi partai yang akan mengkerut dan bergantung dari infus penguasa, atau partai modern yang besar mandiri yang bertahan karena dukungan rakyat.

Saya kagum bercampur haru melihat langkah Megawati. Seorang perempuan yang sederhana dikelilingi begitu banyak powerful people. Termasuk suami sendiri. Tapi masih mampu melihat apa yang terbaik untuk partainya dan bangsanya. Meskipun berarti harus mengorbankan banyak kepentingan kader, kekuasaan dan uang.

Beliau itu betulan Soekarnoputri…


  1. tapi suaminya terpilik jadi Ketua MPR. Wah, suami istri beroposisi😀




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: