Antisipasi

Ingin hari anda menyenangkan? Antisipasi rupanya adalah kuncinya.

Antisipasi adalah persiapan untuk mengalami sesuatu. Biasanya perasaan kita disiapkan. Kondisi tubuh kita disiapkan. Kondisi mental kita disiapkan. Dengan kata lain, otak kita dibanjiri zat kimia yang sesuai dengan antisipasi.

Apa maksudnya?

Pada dasarnya ada dua macam antisipasi: antisipasi negatif dan antisipasi positif.

Antisipasi negatif adalah persiapan sesuatu yang tidak menyenangkan, bahaya, celaka akan terjadi.

Nah kalau anda melakukan antisipasi negatif, anda menjadi cemas, kuatir, dan takut. Zat kimia dalam tubuh kita kemudian bekerja membuat tubuh kita jadi tegang penuh antisipasi. Dan perasaan itu tidak menyenangkan.

Saya teringat saat masih SD, saya harus ke dokter gigi berkali-kali. Setiap saya harus ke dokter, saya ketakutan. Badan terasa ngantuk, malas, tidak bisa menikmati apapun. Karena gigi selalu kesakitan dibor. Tapi saya perhatikan, begitu selesai dari dokter, saya menjadi senang. Semua bisa dinikmati. Saya heran, mengapa waktu pergi saya tidak senang, sedangkan waktu pulang saya senang. Ternyata karena antisipasi negatif itu.

Nah antisipasi positif itu bagaimana?

Antisipasi positif juga menimbulkan zat kimia, seperti dopamine. Dopamine ini membuat kita senang saat mengantisipasi sesuatu yang menyenangkan akan terjadi. Misalnya dua tim sepakbola yang berjuang habis-habisan. Semua kelelahan. Tetapi yang menang mendapatkan dopamine, sehingga mereka bersorak gembira, mengantisipasi pesta kemenangan, status juara. Sedangkan yang kalah menjadi lesu.

Demikian juga antisipasi akan berjumpa kekasih hati. Itu membuat hati gembira, bukan? Hidup terasa indah.

Jadi rupanya kegembiraan setiap hari itu ditentukan oleh antisipasi. Kalau kita mengantisipasi hal yang negatif, seperti beratnya beban kerja, takut dimarahi bos, tugas belum selesai, ada tagihan dari vendors, harus menghadapi kemacetan parah, maka tubuh kita akan diserang rasa yang tidak nyaman. Semua menjadi tidak menyenangkan.

Sebaliknya kalau setiap bangun pagi, kita mengantisipasi akan memperoleh sesuatu yang menyenangkan, nice surprices, kesempatan untuk berkembang, peluang untuk maju mencapai impian, berjumpa si dia, maka hidup jadi bergairah dan menyenangkan.

Jadi barangkali bagus juga kalau membayangkan hari esok adalah sebungkus kado yang besar yang akan anda buka sepanjang hari. Kado surprise, hadiah dari Tuhan untuk anda. Dan Tuhan sedang menanti, berdiri berharap akan melihat kegembiraan hati dan ucapan syukur anda saat anda membukanya.

Satu kado setiap hari.


  1. ursula

    Sangat menginspirasi pak,.terimakasih

  2. Idem deh, saya selalu antisipasi negatif setiap ke dokter gigi😀 .Untung saya tidak pernah punya masalah dengan gigi, paling-paling hanya cleaning saja.

  3. zakaria safadi

    W jd sdr bhwa antisipasi itu menguntungkan




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: