Passivization

Begitu banyak produk dan jasa yang ditawarkan bagi kita dengan dasar agar kita semakin nyaman dan comfortable. Tapi kalau tidak hati-hati, kenyamanan itu akan melemahkan kita. Membuat kita pasif. Passivization.

Begitu banyak orang berusaha untuk mendapatkan revenue dan profit. Penghasilan dan laba. Begitu banyak ide produk. Ide jasa. Semua berusaha menarik kita agar membelinya.

Sebenarnya semua itu sah-sah saja bukan?  Namanya usaha halal.

Akan tetapi saya ingin mengingatkan ada bahaya yang cukup mendasar di balik semua itu. Bahaya mendasar adalah: orang umumnya menawarkan kenyamanan. Membuat kita tidak perlu bekerja. Mengurangi effort kita. Mengurangi aktifitas kita. Banyak sekali produk dan jasa yang memberikan kenyamanan itu secara instan, tanpa kerja, tanpa mikir, tanpa usaha.

Masalahnya: talenta yang tidak dikembangkan akan hilang diambil. Use it or lose it.

Otot akan mengecil kalau tidak digunakan. Otak akan menjadi bodoh kalau tidak terus diasah. Skill akan hilang kalau tidak digunakan. Pengetahuan akan dilupakan kalau tidak diingat-ingat. Daya tahan tubuh akan menurun kalau tidak dilatih.

Kemudian semua kenyamanan itu membuat anda harus merogoh kantong lebih dalam. Lebih mahal.

Jadi anda rugi dobel, lho. Selain produk dan jasa itu membuat talenta anda hilang, anda tambah miskin!

Saya pikir kita harus berhati-hati. Jangan terjebak pada tawaran produk dan jasa yang membuat kita menjadi pasif. Semua tinggal datang. Tahu beres. Nyaman.

Sekali-sekali Tuhan mengijinkan terjadi pada kita masalah atau gangguan dari kenyamanan. Mulai dari kelas berat seperti gempa, sampai ke kelas ringan seperti ditinggal pembantu pulang mudik. Bersyukurlah. Karena itu bisa membuat kita tambah pintar atau tambah kaya, or both.

Sepanjang kita selalu melihat apapun dalam hidup sebagai kesempatan untuk mengembangkan dan melipatgandakan talenta. Dan kita menghindari produk dan jasa yang membuat kita pasif.


  1. Untuk persoalan produk, tergantung bagaimana cara kita memakainya juga sih pak. Komputer bisa membuat kita menjadi pasif, karena semua informasi bisa didapatkan dengan klik-klik-klik. Kita hanya duduk tenang di depan komputer berjam-jam. Bahkan, aktifitas luar rumah seperti olahraga pun terabaikan karena sangking asiknya di depan komputer.

    Tapi, komputer juga bisa mengembangkan talenta kita, misalnya dengan blogging, programming, jadi webmaster, Audio Video editing, dll.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: