Dilema Pejabat

Pejabat pemeritah punya tujuan satu: melayani rakyat. Tapi dalam praktek, kalau anda punya atasan, maka anda punya dilema: melayani rakyat atau atasan?

Saya lumayan sering berinteraksi dengan pejabat pemerintah.  By definition, pemerintah ini bekerja untuk kepentingan rakyat. Jadi kami berusaha menghasilkan sesuatu yang berguna untuk rakyat. Maka kesamaan tujuan ini membuat kita bisa bekerjasama. Walaupun saya bukan pejabat pemerintah, tapi saya bisa ikut dalam program pemerintah.

Nah yang lucu itu kalau saya bertemu dengan pejabat yang masih punya atasan. Beliau ini selalu me-nomersatu-kan kepentingan atasan. Menyenangkan atasan. Kalau harus milih, menyenangkan rakyat atau atasan, dia akan pilih menyenangkan atasan.

Yang celaka, sifat itu tidak berhenti sampai di situ. Entah mengapa, dia ingin juga bawahannya bersikap serupa padanya. Jadi ia juga menuntut diperlakukan dan dilayani dengan istimewa oleh bawahannya. Bawahan harus tunduk-tunduk dan mengiakan semua keinginannya.

Jadi pejabat itu cenderung menjilat ke atas menekan ke bawah. Saya perhatikan dalam berdiskusi misalnya, seorang pejabat selalu mengia-ia kan apa pendapat atasan tanpa berani membantah. Sebaliknya, pendapat dari bawahan dengan gampang dihajar dan didebatnya. Jagoan kalau menghadapi bawahan, tapi kecut kalau menghadapi atasan.

Maka terjadilah sebuah budaya hirarki dalam pejabat pemerintah. Suatu budaya saling menyenangkan dari bawah sampai ke atas. Budaya menekan dari atas sampai ke bawah. Punya ritual tersendiri. Punya aktivitas tersendiri. Punya protokol dan tata interaksi tersendiri.

Di mana rakyat dalam budaya ini? Nyaris tidak ada. Rakyat itu eksternal, seperti orang asing dalam budaya pejabat itu. Di jalanan pun rakyat harus minggir, karena pejabat mau lewat.

Tidak mudah menjadi pejabat yang berhasil. Ia harus bekerja melayani rakyat, tapi ia pun harus melayani atasan. Dan keinginan rakyat dan atasan itu dua hal yang bertolak belakang.

Saya bersyukur saya bekerja di ITB. Jarang harus mengalami dilema seperti itu.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: