Not Getting What you Want?

Adakah sesuatu yang anda paling ingin capai atau miliki, tapi belum berhasil? Menurut Rudyard Kipling, penyebabnya cuma dua: anda tidak serius menginginkannya atau anda terlalu pelit masih ingin menawar.

Dalam konsep ini, semua yang anda paling harapkan itu ada harganya. Jadi kalau anda bersedia membayar harganya, anda mestinya sudah memperolehnya. Kalau anda belum memperolehnya, berarti anda tidak begitu ingin hal itu, atau anda pelit tidak mau membayar harganya.

Hidup ini tentang pertukaran, saling barter. Dengan melakukan rangkaian barter secara cerdas, anda akan akhirnya mencapai yang anda paling inginkan tersebut.

Pertukaran yang paling mudah adalah dengan uang.  Misalnya anda ingin punya rumah bagus. Anda tanya harganya. Maka bila anda bayar dengan sejumlah uang seharga permintaan tersebut, maka rumah itu jadi milik anda.

Sebenarnya milik anda yang paling berharga adalah waktu. Waktu untuk mengerahkan perhatian, talenta, kompetensi, dan kemampuan anda. Mengapa waktu paling berharga? Karena waktu itu nonrenewable. Tidak bisa diperbaharui. Sekali lewat, hilang. Sekali digunakan, habis. Itu sama dengan anda membayar dengan umur anda. Anda bayar dengan hidup anda.

Tentu ada hal-hal lain, selain uang dan waktu, yang anda miliki yang anda bisa barter dengan hal yang paling anda inginkan tersebut. Anda perlu kreatif untuk menemukannya. Menemukan harta karun dalam hidup anda, milik nada, yang bisa anda barter dengan keinginan anda itu.

Yang menarik adalah anda bisa bekerja untuk meningkatkan harga dari harta karun anda itu. Misalnya kalau anda belum punya cukup uang untuk menebus keinginan anda itu, anda harus bekerja lebih lama untuk bisa menabung. Dengan berjalannya waktu, anda punya cukup uang untuk itu.

Jadi pada prinsipnya, anda bisa memperoleh semua yang anda inginkan. Asalkan anda mau menebusnya. Anda mau membayar harganya. Asal anda mau menukarnya dengan harta karun yang anda miliki. Pertukaran ini dilakukan secara bertahap, berulang, dengan cerdas. Dilakukan dengan cerdas agar pada setiap pertukaran, nilai harta karun anda bertambah.

Yang penting anda sadar bahwa harta karun terbesar anda adalah waktu. Dan bersyukurlah Tuhan memberi kita waktu gratis 24 jam perhari. Setiap hari, seumur hidup. Jadi semua orang pasti bisa mencapai impiannya.


  1. gandhim

    Very inspiring, thank you.

  2. Wah, thanks pak tuk pencerahannya🙂

  3. Mau menambahkan pak walau sedikit ngga nyambung hehehe..

    Not get what you want?…
    Then…want what you get😀




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: