Love and Beauty

Anda ingin cantik? Saya tahu rahasianya, dan ingin membaginya untuk anda. Orang ingin cantik agar menarik dan dicintai kekasihnya. Sebenarnya terbalik. Kita tampak cantik saat kita dicintai.

Cantik itu fenomena yang tidak banyak dibicarakan orang, tidak banyak dimengerti. Tapi cantik diingini semua orang, bahkan konon semua makhluk. Orang cantik memiliki daya tarik. Daya pesona yang tidak mudah dijelaskan. Dan orang ingin punya daya tarik itu.

Tetapi definisi cantik wajah bagi banyak orang, banyak budaya, banyak era ternyata berbeda. Dua abad sebelumnya, wanita cantik itu harus gemuk. Sekarang terbalik, harus kurus. Kecuali barangkali Mauritania, yang konon masih menyukai orang gemuk. Ada yang menyukai kulit putih bersih, ada yang menyukai kulit coklat terbakar matahari.

Dalam kenyataannya cantik itu, daya tarik itu, juga chemistry. Artinya sesuatu yang dirasakan, yang dipersepsikan. Bukan hanya visual. Terutama saat orang berinteraksi. Di situ muncul daya tarik yang lebih kuat melebihi visual. Kita menyebutnya pesona kepribadian.

Jadi cantik itu sebenarnya subtle, terpendam, di bawah sadar. Sedangkan tampilan bentuk wajah, warna kulit, dandanan, atau pakaian itu hanya semacam hints. Semacam sugesti. Semacam reklame. Semacam trailer. Semacam puncak gunung es. Semacam proxy dari sesuatu yang lebih hebat, dalam dan substansial. Yaitu cantik kepribadian.

Nah ini rahasianya: banyak orang keliru berusaha cantik agar dicintai. Itu terbalik. Yang benar adalah: orang menjadi cantik karena dicintai. Dan orang menjadi amat cantik karena mencintai.

Ini sudah berkali-kali terbukti.  Saat kita merasa dingini, dicintai, maka kita merasa berharga. Kita merasa special. Kita merasa hidup kita worth living. Maka timbul dari bawah sadar kita kecantikan kepribadian itu. Dia keluar, membuat aura kita berubah. Mimik kita berubah. Guratan wajah kita berubah. Dan anda memancarkan pesona, bukan saja dari air muka, tapi dari bahasa tubuh, dan kata-kata yang keluar dari mulut kita.

Sebaliknya saat kita merasa ditolak, ditinggalkan, dihindari orang, dinomerduakan, maka kita mengalami pukulan batin. Kita tidak merasa istimewa lagi. Maka nyala dalam hati kita meredup. Redup pula pesona kita.

Sampai Oscar Hammersteink suatu saat bertanya dengan heran, Do you love me because I’m beautiful, or am I beautiful because you love me?

Rahasia itu tidak berhenti di situ. Ada satu rahasia lagi yang saya ingin share. Kecantikan anda akan semakin penuh pesona saat anda mencintai. Saat anda menganggap seseorang istimewa, special, mencintainya dan menginginkannya dengan tulus, maka anda menjadi irresistible baginya. Dengan tulus tapi ya, bukan obsesif atau dibuat-buat. Sikap adoring, memuja dengan tulus dan tetap be yourself itu punya daya tarik luar biasa.

Ketulusan dan be yourself itu penting. Karena sikap obsesif atau dibuat-buat, maksa, itu malah membunuh pesona. Jadi tidak special. Jadi anda perlu belajar untuk mengkomunikasikan dua hal sekaligus: how much she or he is special and desirable to you, dan pada saat yang sama you have your own way, you are confident with who you are, and you are different.

Jadi hubungan beauty dengan love itu sangat erat. Love makes you beautiful.

Rahasia terakhir: dunia berusaha menipu anda dengan ide anda harus cantik di mata banyak orang. Akibatnya anda mau dikerjain, jadi korban mode, korban alat kecantikan, korban dokter operasi plastik. Jangan mau tertipu. Pertama effortnya dan biayanya besar. Kedua, apa gunanya? Anda tidak bisa menikahi banyak orang. Ketiga, kecantikan anda jadi massal, komoditas.

Saya pikir anda cukup menjadi super cantik bagi si dia, yang anda puja dalam kalbu. Tailored made. Unik. Khas anda.

Advertisements

  1. kuke

    ada lagi pak ^^v kalo kata ayu mah.
    jatuh cinta lah setiap hari, ga perlu menuntut/brharap dicintai juga. bukan spesifik ke orang trtentu juga.
    jatuh cinta lah setiap hari pada apapun bntuk keberkahan dari Tuhan.

    *msh nymbung ga ya? smoga.. heuheu..

  2. harianta

    Thanks Pak Armein, numpang saya link di Facebook ya artikel ini.

  3. Wandy

    Bagus… Saya senang artikel ini… Dan memang itu kenyataan, saya suka… Dan saya alami sendiri.. Ketika memilih teman hidup, tidak melihat dari kecantikan wajahnya tapi inner beauty nya.. Terima kasih Pak…

  4. lovetodraw

    very very like this!
    great post,Pak Armein!

    Seharusnya memang ‘suara’ kecantikan batiniah seseorang (pria/wanita) berbicara begitu nyaringnya sehingga suaranya benar-benar dapat mengalahkan kecantikan lahiriah yang tampak di luar. Dan inilah sesungguhnya arti ‘cantik’ yang saya juga belajar mulai prioritaskan.

    (Hehe,bahkan sebagai salah satu kriteria utama calon teman hidup^^)
    terimakasih untuk tulisan yang penuh inspirasinya,Pak!




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: