Sufficient Statistics

Statistika akan menjadi ilmu terpenting saat ini. Sufficient statistics adalah kuncinya.

Sufficient statistics adalah istilah yang saya belajar waktu kuliah S3 dulu. Ini membuat saya mengerti tentang konsep representasi.

Statistika membantu kita untuk menemukan esensi dari sekian banyak data. Dengan konsep statistika (dan probabilistik), banyak kesimpulan yang andal (reliable) bisa ditarik meskipun kita tidak sempat mencek seluruh populasi.

Dalam sistem komunikasi, informasi dikirim dari sumber menuju penerima melalui saluran.  Untuk bisa merambat, informasi ini harus ditransformasikan dulu ke dalam besaran fisika (sinyal). Nanti pada penerima, sinyal fisika diukur secara presisi untuk ditentukan informasinya.

Pada umumnya terjadi gangguan (noise) fisika di saluran. Oleh sebab itu besaran fisika dari informasi yang kita terima sudah keliru.

Namun kita bisa memperkirakan, menebak, informasi apa sebenarnya yang dikirim dari besaran fisika yang diterima. Caranya adalah dengan menentukan daerah (range) besaran fisika yang diasosiasikan dengan informasi. Kalau besaran yang diterima masuk pada daerah (range) tertentu, maka informasi yang terasosiasi dengan range itu dipilih sebagai tebakan kita. Tentu tebakan kita tidak selalu benar. Tapi secara statistika, tebakan kita itu yang paling mungkin, alias maximum likelihood.

Nah data yang berada di daerah (range) untuk menebak itu disebut sufficent statistics. Sistem dengan sufficent statistics menjadi sederhana namun tetap sama andal (dalam ketepatan menebak informasi) dibanding mengukur besaran fisika yang diterima secara presisi.

Saat ini semakin banyak data dan informasi berseliweran, mulai dari data penduduk, penjualan, harga saham, harga dollar, harga minyak, besaran ekonomi, voting, demografi, besaran politik, sampai pada besaran alam seperti temperatur, curah hujan, kelembaban.

Statistika membantu kita membuat semua ini make sense. Statistika menyingkap berbagai pengetahuan di balik informasi. Statistika membantu kita mengetahui apa yang akn terjadi di hari esok.

Salah satu hasil mencengangkan adalah tebakan ahli statistika muda bernama Nate Silver. Ia mengkhususkan diri menggunakan statistika untuk mengamati fenomena politik, di websitenya fivethirtyeight.com. Dan tebakannya tentang pemilihan presiden Obama luar biasa presisi.

Beberapa orang sudah mulai menjadi miliuner di Indonesia dengan layanan quick count dan survey politik. Semua berbasiskan ilmu statistik, khusus nya ide sufficient statistics, yakni mendapat kesimpulan dari sample terbatas.

Kalau ada ilmu yang definitely harus dikuasai orang modern ditengah ledakan informasi, saya kira itu adalah statistika.

Advertisements

  1. “like this” pak. saya juga sedang tertarik tentang penerapan statistikan dalam fenomena sosial seperti politik. berbagai metode mulai dipake dalam menganalisis dan meramal kejadian, termasuk sufficient statistik ini (^^)b

  2. Oh … baru tahu kalau “quick count” itu berasosiasi dengan “sufficient statistics”, kirain “the law of great number” …




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: