Thank you for email

“Terimakasih sudah kirim email tersebut…”, demikian kata seorang kolega senior saat saya bertemu di Campus Center Rabu pagi kemarin.

Kolega ini dosen cukup senior dari departemen teknik fisika. Saya mengenalnya cukup lama, dan sejak dahulu saya mengagumi beliau. Selain dosen, beliau ketua pengurus yayasan mesjid Salman. Orangnya sangat santun, tapi berisi dan dalam. Jadi saya selalu senang berjumpa dengan beliau, walaupun hanya sebentar.

Sehari sebelumnya, saya mengirim email terbuka dalam milis dosen yang mengusulkan cara meningkatkan kualitas pemilihah rektor ITB. Seperti biasa, saya berdiskusi dengan berbagai rekan, dan bila ada hal yang baik untuk dikemukakan saya tulis di milis.

Rupanya beliau membacanya, dan saat kami bersalaman beliau berbisik, “Terimakasih untuk emailnya…”

Wah, saya sungguh terkesan. Itulah orang yang punya kedalaman spiritual. Mampu melihat hal-hal kecil yang terselip di tengah hingar bingar kehidupan.

Saya sebenarnya masih agak lelah setelah menjadi ketua panitia konferensi internasional dies emas ITB Juni kemarin. Dan ini atas penugasan ITB, bukan pengennya saya. Pekerjaan yang luar biasa, memakan energi dan effort saya berbulan-bulan. Semua kerja keras ini kami lakukan tanpa pamrih, kecuali keinginan agar ITB lebih maju.

Sayangnya hampir tidak ada yang mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas jerih payah itu. Hehe, bukannya saya menuntut itu, tapi somehow saya notice. Kerjaan itu besar, dan selama seminggu kampus ITB diwarnai acara itu. Dan saya mengerjakan tugas itu sambil berjuang mengatasi kondisi kesehatan saya.

Email yang saya tulis tidak ada apa-apanya sama sekali dibanding dengan usaha panitia tersebut. Tapi untuk email itu, yang cuma butuh 30 menit untuk membuatnya, ada orang yang sengaja menemui saya untuk berterimakasih. Sedangkan untuk effort dan pengorbanan kami yang luar biasa di kepanitiaan, tidak terasa apresiasi oleh mereka yang memberi kami tugas itu. Hehehe aneh ya.

Itulah sebabnya saya menghormati kolega saya tersebut. Dan berjumpa dengannya selalu memberikan kesejukan.

“Terimakasih sudah membacanya. Dan terimakasih untuk ucapan apresiasi itu…”


  1. Menurut saya, email tsb memang OK…🙂

  2. mau dong saya membaca isi email bapak itu. atau sharing di posting blog bapak🙂

  3. terima kasih pak Armein atas perjuangannya di dies emas kemaren… hehe…

    btw emailnya isinya apaan y? hoho

  4. Saya sudah mengenal beliau sejak saya mahasiswa, rasanya “sejuk” kalau berdekatan dan ngobrol dengan beliau …




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: