Cara Mengatasi Marah

Masih soal marah dan jengkel, bagaimana cara mengatasinya? Saya pikir ada dua cara.

Pertama, kita harus menyadari apa yang membuat kita marah. Biasanya ada rencana kita yang tidak terlaksana. Maka kita segera membuat rencana baru untuk menggantikannya, sesuai dengan realitas baru. Ini berati kita harus cepat mengingat ulang apa tujuan kita. Kemudian mencari rute baru untuk mencapai tujuan tersebut. Get excited and curious about your new solution.

Kedua, kita mensubstistusi marah dengan tegas. Saya pikir, ketimbang kita marah-marah karena ada orang yang melanggar ‘rencana’ kita, kita harus menetapkan ‘perintah’ yang baru dan bersikap tegas. Saya pikir sikap tegas dan menuntut itu bisa mensubstitusi marah. Dengan demikian sasaran sikap kita itu tidak semena-mena (saat kita marah-marah) melainkan spesifik dan terarah.

Sebagai contoh, saat penundaan jadwal Mandala membuat rencana saya berantakan itu, saya mengambil langkah pertama yaitu mencari tiket baru yang sesuai dengan tujuan saya (tiba di Bandung tidak terlalu malam). Setelah itu saya mengambil langkah kedua, menuntut uang tiket saya dikembalikan penuh. Dalam hal ini saya bersikap tegas, demanding, fokus dan spesifik.

Dengan kedua cara ini, kita bisa mengatasi situasi yang membuat kita marah.




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: