Kemenangan Bersama

Kemenangan bersama lebih indah ketimbang kemenangan sendiri.

Tiga hari lagi kita bakal memilih pasangan presiden dan wapres. Saya yakin perjuangan ketiga pasangan itu sekarang sedang mencapai klimaksnya. Setelah saling serang, mereka saling merebut dukungan dan suara kita semua. Pada akhirnya ada yang kalah dan ada yang menang. Semua perlombaan memang begitu, bukan?

Tapi sebenarnya perlombaan ini harus ditempatkan dalam konteks yang lebih luas. Ini perlombaan apa sih? Bukankah ini perlombaan tentang bagaimana sebaiknya membangun bangsa? Bukankah pemenang adalah ia yang mendapat mandat untuk menjalankan amanat rakyat? Jadi ini bukan lomba siapa yang lebih hebat. Ini lomba siapa yang menurut rakyat terbaik untuk memimpin rakyat. Dan pemenangnya harus memimpin semua orang, baik yang nyoblos dia atau tidak.

Dengan demikian, kemenangan pilpres adalah kemenangan bersama. Tidak ada gunanya menang, kalau ini hanya untuk diri sendiri, atau untuk kelompoknya. Ini harus merupakan kemenangan bersama.

Dalam pemikiran ini, tidak ada tempat sama sekali untk kampanye negatif. Tidak ada tempat untuk saling menjelekkan. Apalagi memfitnah. Ada tempat untuk saling berbeda pendapat. Saling berbeda pandangan. Saling berbeda cara. Saling berbeda sumber daya dan potensi. Tetapi pendapat masing-masing harus dikemukakan secara jujur dan jernih. Agar rakyat bisa jelas memilih, pendapat mana yang sebaiknya berlaku.

Dalam skala lebih kecil, kita sering berhadapan dengan situasi yang sama. Kita bekerjasama, berorganisasi untuk mencapai tujuan bersama. Dan kita berbeda pendapat. Kita berbeda pandangan. Kita bisa tergoda untuk mengerjakan nya sendiri. Supaya bagus dan maksimal. Tapi menurut saya sebaiknya kita memilih untuk bekerja sama, meskipun kita harus berkompromi sana sini, dan hasilnya tidak selalu maksimal. Karena kita ingin ini merupakan kemenangan bersama. Kemenangan semua. Supaya hasilnya membanggakan semua.

Dalam pertandingan olimpiade, semua ingin mendapatkan medali emas. Karena pemegang perak atau perunggu sering kurang dihargai. Padahal tanpa pemegang perak dan perunggu, sukar bagi pemegang emas itu mencetak prestasi sebenarnya. Ia tidak dipacu. ia tidak ditrigger. Tanpa mereka, spirit olimpiade (citius, altius, fortius: lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat) tidak tercapai. Sehingga emas itu adalah kemenangan bersama, kemenangan seluruh peserta lomba.

Masih segar ingatan kita dengan guru matematika SMA Kezia itu. Pak Guru bisa saja berusaha membuat satu-dua orang juara ujian nasional. Tapi ia memilih untuk berjuang agar semua murid, semua tanpa kecuali, bisa mencetak angka yang membanggakan di ujian nasional itu. Sulit melukiskan perasan saat ratusan siswanya berhasil mencetak prestasi yang membanggakan. We should strive for that.

Jadi kita harus berjuang untuk menjadikan kemenangan bersama. Kemenangan sendiri itu baik. Tapi jauh lebih menggetarkan adalah saat semua merasakan kemenangan bersama.


  1. Ketamakan harus dijauhkan, haus akan hanya kekuasaan harus disingkirkan, kecurangan harus diwaspadai, karena merugikan banyak orang, tentu saja ini mengorbankan anak-anak negeri sendiri. Smoga para kandidat Pilpres sedang membuktikan kemenangan yang sperti Bapak paparkan. Smua merasakan dan menikmatinya bersama-sama.

  1. 1 Pemilih.com

    Armein Z.R. Langi: Kemenangan Bersama…

    Saya yakin perjuangan ketiga pasangan itu sekarang sedang mencapai klimaksnya. Setelah saling serang, mereka saling merebut dukungan dan suara kita semua. Pada akhirnya ada yang kalah dan ada yang menang. Semua perlombaan memang begitu, bukan?
    Tapi s…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: