Fosil TIK

Tiga insinyur bertemu di sebuah konferensi internasional, melaporkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di negara masing masing.

Insinyur Jerman dengan bangga melaporkan bahwa perkembangan teknologi di negaranya sangat cepat sehingga teknologi telepon sudah menjadi fosil. Ia membawa mereka ke Berlin, dan berseru, “Panggil ahli arkeoleogi, dan gali di sini!”

Setelah arkeolog menggali dan menggali, ia membentur benda keras. Arkeolog melapor, “Fosil kabel telepon tembaga…”

Dengan mengacungkan kedua jempolnya, si insinyur Jerman melaporkan betapa telepon di Jerman sudah ditinggal orang. Saking kunonya, telepon kabel sudah menjadi fosil. Semua kagum…

Insinyur Jepang menjadi panas. Di bawanya mereka ke Tokyo, dan berseru, “Gali di sini..!”

Arkeolog menggali dan menemukan benda keras, kemudian berseru “Fosil kabel fiber optics!”. Buset. Dengan bangga dan mengancungkan kedua jempolnya, si insinyur Jepang melaporkan bahwa fiber optics sudah kuno di Jepang, sehingga menjadi fosil. Hebaat, dan bertepuk tangan.

Insinyur Indonesia jadi pucat, tapi tidak mau kalah. Ia membawa mereka ke Jakarta. “Gali di sini…!”

Arkeolog menggali dan menggali. Tidak bertemu apapun. Ia terus menggali sampai akhirnya dia menggeleng-geleng menyerah. Semua memandang ke insinyur Indonesia. Minta penjelasan, apanya yang sudah kuno di sini.

Dengan bangga dan mengancungkan kedua jempolnya, insinyur Indonesia berseru, “Fosil wireless 3G..!”




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: