Michael Jackson Wafat

Kalau generasi sebelum saya ada Elvis Presley, generasi saya ada Michael Jackson. Wafatnya Michael Jackson sama hebohnya dengan wafatnya Elvis Presley. A part of our youth has gone with his death.

Sukar menggambarkan pengaruh Michael Jackson. Saya masih di Sukabumi, SMA, saat Michael Jackson mulai populer. Dipikir-pikir hebat sekali ya. Musik Michael Jackson begitu asik, sampai anak-anak di Sukabumi pun senang. Senang betulan. Artinya musiknya diputar-putar ulang, tidak bosan.

Dan musiknyapun dibarengi energi yang besar, disalurkan dengan tarian. dance. Musiknya didengar, asik. Ditonton asik. Digunakan untuk nari juga asik. Komplit.

Saya masih kuliah saat muncul album Thriller. Dan lagu-lagu seperti Beat It itu merajai sampai ke seluruh dunia. Demam. Lebih hebat dari flu burung atau flu babi. Saya masih ingat, saat pulang ke Manado naik kapal laut dari Tanjung Priok. Lima hari di laut. Musik yang muncul ya lagu-lagu dari Jackson itu.

Kita dia dijuluki sebagai King of Pop, semua mengangguk setuju.

King of Pop sudah wafat. Saya cuma bisa tercengang membayangkan bagaimana karya satu orang ini bisa mendunia, diterima semua orang dengan berbagai budaya yang berbeda. Generasi saya itu grow up dengan Michael Jackson di mana-mana.

Sekarang dia wafat, kita semua kembali mengenang masa-masa itu, sebelum kenangan ikut pergi bersamanya.


  1. pramaduhita

    goodbye michael.goodbye our king of pop.may peace comes to you in the heaven.amien..

  2. Cimutz

    goodbye michael….i will always love u…so much…rest in peace…gbu michael….amien…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: