Kempes

Tanpa semangat, kita seperti ban kempes.

Udara itu nyaris tidak berharga. Tapi tanpa itu, ban mobil kempes. Jalannya tidak lancar.

Demikian juga semangat. Gratis. Tapi tanpa itu jalan kita tidak mantap.

Tadi di jalan Pasteur, seorang pengendara motor memberitahu saya, ban kempes. Saya cek, betul juga. Sebelah kiri belakang kempes.

Terpaksa saya kerja sebentar, menurunkan ban serep. Dan mengganti ban kempes itu. Sambil tidak lupa mengunci pintu mobil. Karena sering terjadi pencurian notebook saat kita menghadapi ban kempes.

Untung di situ ada tukang tambal ban. Saya gelindingkan ban kempes ke sana untuk diperiksa. ternyata tidak bocor. Hanya pentilnya tidak baik lagi. Jadi perlahan-lahan angin keluar, sehingga beberapa hari kemudian akan kempes.

Jadi pentil dibenerin, dan ban di pasang lagi. Jadi terlambat ke kantor. dan kemeja putih saya jadi kotor. Biarinlah. Yang sudah beres, dan mobil bisa jalan mantap lagi. Siap menjelajahi jalan kemana saya ingin pergi. Bayar limaribu perak, karena menggunakan pentil dari tukang ban.

Pikir-pikir, penting juga angin di ban itu. Tanpa itu ban tidak bisa berkembang. Dan jalan mobil bisa tidak lancar. Tidak gesit. Berbahaya.

Dalam hidup kita, kita juga bisa kempes. Lemes. Tidak semangat. Tanpa angin semangat, kita tidak bisa berjalan dengan mantap.

Oleh sebab itu, jangan lupa isi hidup anda hari ini dengan angin semangat. Yang cukup keras. Supaya anda merasa berisi. Anda merasa gesit.

Angin semangat itu murah. Tidak lima ribu perak. Cukup menarik nafas dengan benar. Dengan dalam. Dengan penuh. Dan dengan bersyukur. Betapa banyak berkat dalam hidup kita. Sampai hari ini kita masih menarik nafas.

Berarti masih banyak yang bisa kita jelajahi. Kemanapun hati kita ingin membawanya…


  1. Nice analogy Pak. Hanya saja kalau ban perlu ‘suntikan’ angin dari luar supaya bagus jalannya, semntara kalau semangat/motivasi internal yg sesungguhnya lebih efektif dan sustainable. Bagimanapun ‘suntikan’ dari luar perlu juga sih … hehehe🙂

  2. kalo ban diberi angin berlebihan justru pecah pak😀 .Apakah implikasinya, semangat berlebihan kurang baik?😀




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: