ITB dan Masyarakat

ITB seharusnya menjadi agen pembaharu masyarakat. Semua setuju. Tapi persisnya bagaimana, tidak ada yang tahu.

Yang sering terjadi justru sebaliknya. Kita sering mengadopsi budaya-budaya di luar kampus.  Kalau di masyarakat, orang memuja pejabat, kita sering ikut-ikutan.  ITB terlalu sering mengundang pejabat. Jadi budaya luar itu masuk ke ITB.

Demikian juga pengaruh korporasi yang besar. Mungkin karena mereka sponsor ya? Kita senang sekali mengundang pejabat perusahaan. CEO. Direksi. Jadi budaya perusahaan juga sering masuk ke dalam kampus.

Kalau begini terus, susah juga ITB mengubah masyarakat. Karena ITB terpesona dengan apa yang terjadi di masyarakat, dan mengadopsinya. Bukannya ITB mengubah masyarakat, tapi masyarakat (yakni pemerintah dan korporasi) mengubah ITB.

Memang harus diakui bahwa kalaupun dosen ITB yang mengubah masayarakat, berat sekali. Dosen punya tugas khusus yang besar dan berat: membimbing mahasiswa. Kalau dia banyak kabur ke luar, urusan kampus tidak terurus.

Ada kandidat lain: mahasiswa. Mahasiswa yang harus menjalankan tugas agen pembaharu masyarakat. Wah inipun berat. Bisa-bisa dia tidak lulus-lulus. Karena tugas membaharui masyarakat itu adalah perjuangan, dengan waktu yang panjang, dan konsisten.

Saya kira, kalau begitu satu-satunya yang bisa adalah alumni.  Alumni ITB lah yang harus menjadi agen pembaharu masyarakat. Jadi ITB itu seperti akademi yang mencteka perwira. Perwira ini yang terjun ke medan juang memenangkan peperangan.

Saya ingin mengusulkan pada ITB untuk secara serius membangun badan pengabdian masyarakat. Alumni ITB bisa bekerja selama satu-dua tahun di situ, dengan mendapatkan gaji layak. Nah badan ini melakukan langkah-langkah pembangunan masyarakat. Pembaharuan masyarakat.

Karena setiap tahun ITB meluluskan lebih dari 1000 alumni, maka setiap tahun ada lebih dari 1000 tenaga segar, sudah lulus, yang bisa secara terorganisir dan sistematis melakukan perubahan masyarakat. Tugasnya ya itu, membawa ilmu yang dipelajarinya di tugas akhir ke dalam masyarakat dan industri. Ia dibimbing oleh dosen yang terkait, serta dipandu oleh best practises.

Dengan demikian ITB bisa secara sungguh-sungguh menjalankan tugas yang mulia itu.


  1. lah, alumni nanti bikin perusahaan besar trus balik ke itb disalahin sebagai korporasi lagi Pak?😀

    eh, ini maksudnya pengabdian masyarakat yang pekerjanya alumni fresh grad yah? bagus tuh Pak, asalkan stigma ‘cepat lulus dapat kerja’ nya dilunturkan mungkin baru bisa efektif.

  2. Apakah bisa dganti dengan KKN pak?




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: