Gorilla

Bagaimana cara menghadapi ejekan, cemoohan, dan hinaan?

Cara paling tepat adalah dengan mengampuni.

Saya sering panas hati mendengar cemoohan, ejekan, apalagi hinaan.

Sampai suatu saat saya menyadari bahwa cemoohan adalah itu sebenarnya adalah bentuk kompensasi untuk menutupi kelemahan orang. Kekerdilan orang. Insecurity.

Tidak jarang cemoohan itu ternyata datang dari envy, jealousy. Kecemburuan. Ketidak ikhlasan.

Untuk itu, anda harus berjiwa besar mengampuni. Karena ada tindakan anda, perbuatan anda, ucapan anda, atau hasil anda yang tidak diterima baik, dan memicu cemoohan itu.

Bagaimana kalau anda masih susah mengampuni?

Suatu hari Desmond Tutu, uskup Afrika Selatan yang berkulit hitam berpapasan di trotoar dengan seorang kulit putih. Kebetulan trotoar itu sempit dan hanya bisa dilewati satu orang. Salah satu harus mengalah. Dengan mendengus, sang kulit putih mencemooh, “I don’t make ways for gorillas…”. Dengan tersenyum, Tutu minggir, mempersilahkan dia lewat, sambil menjawab, “Ah, yes,… But I do..”

Jadi next time anda dihina, minggirlah dan tersenyumlah, sambil berkata, “Ah yesbut I do make ways for gorillas…”

Advertisements

  1. ahahahaha…. Nice!

  2. sama2 mencemooh.. bedanya tutu memberi jalan




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: