Berkat Yang Indah

Setiap hari adalah hari penuh berkat. Kita cuma harus membuka mata saja.

Pagi ini sebenarnya rutin saja.  Saya bangun pukul 5 pagi, dan menyempatkan diri berolahraga sedikit di teras belakang.  Tidak terlalu lama karena badan saya masih meriang.

Tiba-tiba perhatian saya tersita. Dari jendela teras belakang saya bisa melihat langsung ke meja makan.  Dan di situ saya melihat anak-anak saya sedang mengerumuni makanan masing-masing.  Sarapan, buatan Ina. Dan semua sedang menikmatinya, meskipun badan masih mengantuk karena baru tergugah.

Saya tertegun.  Begitu banyak berkat Tuhan sehingga ada makanan di meja mereka. Anak-anak kami tidak kelaparan. Terlebih lagi, mereka sehat sehingga bisa menikmati makanan itu. Dari bahasa tubuh saya melihat mereka menyukai sarapan mereka.

Saat kami berangkat, saya melihat wajah Ina tersenyum. For some reason I knew she read my mind.  How lucky we were.

Saya cuma bisa berdoa syukur. Semoga berkat itu tidak pernah berhenti. Seandainyapun berhenti, kami mau belajar untuk tetap bersyukur..


  1. someone

    I’m touched… and agree 150 %…
    Kebahagiaan yang hakiki bersumber bukan dari kuantitas materi melainkan dari rasa syukur terhadap apa yang telah diperoleh.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: