Attracting and Repelling (tAoFiL 18)

Mungkin anda sama dengan saya, selalu berusaha menyenangkan semua orang. Tapi akhirnya capek.  Ternyata memang ada yang namanya natural attraction. Ketertarikan alamiah. Pada orang-orang dengan natural attraction, kita tidak pernah capek.

Waktu saya tingkat satu dan dua, saya belajar tentang magnet. Ada jenis magnet kutub utara dan kutub selatan. Kalau jenisnya sama, maka magnet ini tolak menolak.  Repelling. Kalau jenisnya beda, tarik menarik. Attracting.

Demikian juga dengan muatan listrik.  Ada muatan positif dan ada muatan negatif. Sesama muatan positif atau sesama muatan negatif bakal tolak-menolak. Repelling. Tapi muatan positif dan muatan negatif saling menarik. Attracting.

Hubungan yang attracting itu alamiah, exciting, dan memuaskan hati. Sebaliknya hubungan yang repelling itu maksa, capek, dan akhirnya tidak memuaskan.

Saya akhirnya menemukan bahwa kita memang harus baik pada semua orang.  Harus sopan. Harus ramah. Harus fair. Dan harus ringan tangan menolong semua yang sedang kesulitan.

Tapi saya sekarang tidak lagi merasa guilty kalau saya ingin pergi jauh, ingin tidak ketemu dengan orang-orang tertentu. Karena orang-orang ini tidak membangun saya. Setiap selesai berjumpa, ada perasaan bahwa saya menjadi lebih buruk dari sebelumnya.

Lagian di dunia ini ada enam milyar orang. Mereka pasti bisa menemukan orang lain yang lebih menyenangkan buat mereka.  Tidak harus saya.

Bagaimana anda bisa tahu orang ini cocok untuk anda atau tidak?

Resep saya, just be myself dan biarkan mereka menjadi diri mereka sendiri. Kemudian biasanya bakal terjadi konflik atau situasi yang tidak nyaman. Nah dari situ kita bisa ukur, capek nggak?

Kalau capek, ya itu berarti dia itu repelling. Ia bisa jadi kenalan anda, tapi bukan sahabat. Apalagi kekasih. Untuk orang seperti ini, anda jaga silahturahmi. Perlakukan dengan sopan, hormat, dan adil. Tapi anda jangan terlalu mikirin.

Sebaliknya, kalau setelah berantem, anda bisa menjadi better person dan anda bisa menghargai sudut padang dia, maka ini attracting.  Ini orang yang bisa menjadi sahabat dekat dan partner berjuang yang baik. Ia bisa masuk ke dalam lingkaran persahabatan. Jaga persahabatan ini. Jaga perasaannya.

Apalagi  if you start to miss him or her, nah ini makhluk langka, yang dikirimNya untuk membahagiakan hidup anda. Orang yang bisa anda ijinkan masuk dalam lingkaran dalam, intimasi. Jodoh. Pasangan hidup.

Untuk orang-orang seperti ini, anda perlu berjuang. You give your best. Bukan cuma anda jaga perasaannya, tapi juga anda ubah mood nya. Harus dipikirin tiap hari, apa yang bisa membuat perasaannya senang. Anda berjuang untuknya bahkan tanpa ia harus tahu. Saat direpotkan olehnya, anda merasa bahagia.

Jadi, go ahead. Be yourself. Berkata-katalah padanya apa yang ada dipikiran kita tanpa malu-malu. Nyatakan cinta dan hasrat anda tanpa takut-takut. Jadilah dirimu sendiri, setulusnya.

Nah kalau dia marah, menjauh atau menghindar, you know now he or she is not your type. Tersenyumlah, karena anda barusan bebas dari perangkap hubungan yang tidak satisfying dan melelahkan.

Sebaliknya, kalau ia tersenyum, dan membalasnya, you know you have found a very precious gift of life. Persembahkan hatimu untuk nya.


  1. berarti memang harus positif ketemu negatif ya… hmmm…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: