Stairway to Heaven

Setiap orang mempunyai tangga emas, tangga menuju kayangan. Jangan tergoda dengan tangga batu di sekitar kita.

Hari Sabtu siang, tidak seperti biasanya, saya pergi ke kantor di PPTIK. Saya bertemu beberapa rekan yang diundang untuk mempersiapkan bahan presentasi tentang karyanya. Kami berlima duduk berdiskusi dan menikmati presentasi satu-per-satu.

Saya terkesan dengan karya rekan-rekan saya itu.  Di tengah berbagai kekurangan mereka mencoba berkarya.  Ada yang membangun produk dan aplikasi untuk cellphone.  Sudah laku hampir satu juta unit. Ada yang membuat karya riset kelas dunia. Ada yang membuat chip untuk wimax.

Sebenarnya semua rekan di kampus saya memiliki kemampuan yang tinggi. Mungkin ada yang berkemampuan lebih tinggi dari rekan-rekan saya itu.

Tetapi kondisi dan kesulitan menghimpit semangat.  Sehingga mereka mundur dan sibuk dengan hal-hal lain.  Tidak lagi membangun mimpi.  Yang terlihat adalah jabatan ini-itu, proyek ini-itu. Ada uang di sini-situ. Itu yang dikejar. Waktu dihabiskan untuk itu.

Itu adalah tangga batu.  Tangga beton yang terlihat ramai dinaiki banyak orang.  Kitapun tidak mau ketinggalan segera ikut ke sana.

Tangga batu itu lebar dan ramai.  Kita tidak kesepian.  Dan keuntungan nya jelas. Uang, fasilitas, kuasa. Cash and carry.

Tangga emas yang sedang dititi itu sepi.  Karena tangga itu tangga pionir.  Namanya juga pionir.  Belum ada yang melangkah ke sana. Tidak ada siapa-siapa. Masih banyak semak belukar yang harus dibuka.

Rekan-rekan saya itu memilih menempuh jalan itu. Jalan yang sepi dari keramaian. Seperti kapal yang memasuki samudera tidak dikenal. Siang malam menempuh rute yang penuh ketidakpastian. Unchartered water.

Dan hasilnya mengagumkan saya. Tangga emas menghasilkan karya yang berkilau.

Saya berdoa semoga impian itu tercapai.  Mereka bisa mencapai ujung dari tangga emas itu.


  1. Tangga emas yang sedang dititi itu sepi.

    😀 terima kasih Pak!😀

    hilang satu kekhawatiran..

  2. Selain “sepi” kalau di ITB juga 4L, loe lagi loe lagi …

  3. con

    Wah, tulisan yang menambah semangat!
    Semoga aku tetap berjuang meniti tangga emas tersebut.

  4. Dhimas

    Saya sangat terkesan dengan tulisan anda yang satu ini!




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: