Segar

“Wah segar nih tampangnya”, kata Ina waktu mengantar kami di gerbang rumah tadi pagi. Tentu saya senang, sambil agak heran. Karena belakangan ini beban kerja terasa berat, jadi saya pikir wajah saya pasti terlihat kusut.

Sebenarnya bagaimana sih anda menyambut pagi?  Menyambut hari kerja?

Banyak orang senang kalau weekend, dan stress kalau sudah Senin lagi. Karena berarti penderitaan dimulai ya.  Kesusahan di mulai.  Kewaspadaan dimulai.

Sama dengan orang yang hendak melintasi hutan berbahaya penuh macan yang ganas. Kita jadi tegang.  Lega sekali kalau kita sudah keluar dari hutan yang berbahaya itu.

Apakah begitu cara kita melihat hari Senin?

Hehe we are not alone. Tidak jarang saya juga begitu.

Tapi saya belajar dari Marco dan anak-anak kecil lainnya.  Mereka selalu excited dengan hari baru. Seakan-akan ada surprises untuk mereka di hari itu. Hari-hari itu seperti kado yang dibungkus.  Kita tidak tahu isinya.  Tapi whatever it is, pasti asik.

Hari Senin, dan hari kerja lainnya adalah kado.  Tidak tanggung-tanggung. Kado dariNya untuk kita.  Isinya surprises. Isinya ekspresi how much He loves us. Di tengah-tengah banjir PHK dan kesulitan lapangan kerja, betapa kita sudah diberkatiNya dengan pekerjaan.

Jadi hari kerja itu bukan hutan berbahaya penuh macan.  Tapi pesta dengan kado surprises. Sama-sama mengandung ketidakpastian.  Tapi yang benar adalah nice surprises.

Seperti anak-anak yang sudah mandi, segar, tertawa senang berjumpa teman-temannya dalam pesta ulang tahunnya, demikian juga kita segar, gembira berjumpa rekan sekerja dan surprises dariNya.


  1. Wah … tulisan yg segar, mudah-mudahan bisa menebar kesegaran di kampus kita …

  2. kuke

    emmm.. kalo aku sih (sejak SMP) tiap bangun pagi selalu bilang, “Selamat pagi, Tuhan.. Selamat pagi, Dunia.. Selamat pagi, Pagi..” sambil senyum2 manis he3

    apalagi kalo hari Senin😀 paling sukaaa.. (kalo ditanya kenapa, aku selalu lebih suka jawab.. karena aku lahirnya hari Senin hi3)

    yang terpatri dipikiranku ya Pak.. setiap hari baru itu adalah anugerah, caranya bersyukur ya dengan tersenyum tulus buat Tuhan.. semesta & seisinya😉 plus siap2 menerima kejutan yang (harus diyakini) indah (padahal.. bisa jadi ga indah sama sekali, cuma yaaa ga usah dipikirin.. ga usah ditakutin..)

  3. bengawansolo

    dalam metafora baru, senin menjadi suatu kotak kejutan..
    bagus..




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: