Hutang

Jangan pernah punya hutang. Dan kalau anda sedang berhutang, segera lunasi sekarang juga. Karena hutang membuat anda berada di bawah kekuasaaan pemberi hutang. Anda bukan lagi orang merdeka.

Saya boleh hidup susah atau miskin. Tapi saya harus hidup pada standar yang bisa saya bayar.  Saya tidak pernah mau hidup mewah padahal kekuatan finansial saya tidak cukup. Apalagi kalau itu harus ditopang dengan hutang.

Bangsa barat memperkenalkan konsep yang sangat aneh: credit rating. Kemampuan berhutang.  Artinya semakin tinggi rating hutang kita semakin bagus. Semakin layak hutang semakin istimewa.

Jangan mau terjebak pada konsep aneh itu.  Apalagi percaya bahwa harga diri kita ada pada kemampuan berhutang.

Karena begitu anda menandatangani surat hutang, anda ada di bawah kekuasaan pemberi hutang.  Anda budaknya.  Anda berada dalam cengkeraman kesewenangannya.  Ia punya hak atas anda, atas harta anda.

Seorang Bapak di Maryland punya penghasilan hampir $100,000 pertahun.  Ia mengasihi istrinya dan tiga putra-putrinya berusia lima, empat, dan dua tahun. Harusnya ia hidup serasa di langit ke tujuh, bukan?  Di sorga.

Tapi tidak. Dia punya hutang karena membeli rumah di Florida. Dan dia punya hutang kartu kredit.  Akhirnya ia berhutang total $460,000. Hidupnya berubah menjadi neraka. Minggu lalu ia membunuh seluruh keluarganya itu saat mereka sedang tidur, kemudian membunuh dirinya sendiri….

Jadi cepat-cepat bereskan hutang anda. Dan jangan pernah punya hutang. Cari cara untuk mencukupkan kebutuhan sehari-hari.  Sambil belajar bagaimana cara mendapatkan rejeki yang halal.

Anda orang merdeka.  Jangan pernah menjual kemerdekaan anda dengan berhutang.


  1. sepakat! =D

  2. Hutang tetap perlu, terutama untuk bisnis. Tetapi kontrol rasio hutang secara ketat dan disiplin. Para pakar menyarankan maksimal toleransi berhutang sebesar 30% dari total harta dan atau total pendapatan kita.

  3. Saya bisa ngerti perasaan bapak di Maryland. Pernah saya sudah ngomong jadian untuk KPR pada suatu developer. Malamnya saya malah ngga bisa tidur mikirin hutang 15 tahun😀. Paginya saya langsung telepon ke developer, minta maaf sebesar-besarnya karena saya membatalkan janji saya.

  4. Betul pak…walau saya pernah kerja di Perbankan selama 27 tahun lebih (sekarang udah pensiun), tapi saya justru takut berhutang. Kartu kredit pun sekedar pengganti uang tunai, agar tak bawa-bawa uang banyak, jadi sebelum jatuh tempo mesti lunas. Satu2nya hutang adalah hutang KPR, kalau nggak begitu ya nggak kuat beli rumah, itupun diperhitungkan udah lunas 5 tahun sebelum pensiun.

    Hutang sebetulnya tak masalah, jika merupakan investasi jangka panjang dan dikelola dengan benar, serta tagihan hutang maksimal 30 % dari pendapatan kita per bulan.




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: